Penjelasan simpel terkait hoax, jenis dan contohnya, serta dampaknya

Mungkin sebagian dari pembaca Bukugue dot com sudah sering mendengar kata hoax. Hoax (dibaca hox) merupakan berita palsu yang isinya tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Hoax dibuat seolah-olah terlihat sesuai dengan fakta sehingga seringkali membuat sebagian orang bingung.

Secara simpel, hoax adalah istilah untuk semua informasi tidak benar yang dibuat seolah-olah benar. Dalam bahasa inggris hoax berarti banyak hal, tapi semuanya berkaitan dengan penipuan.

Jika selama ini kamu hanya mengetahui hoax secara umum saja, kami akan membahas berbagai macam atau jenis hoax yang sebenarnya sudah banyak beredar di masyarakat. Selain jenis-jenisnya, Bukugue dot com juga akan menampilkan apa saja dampak negatif dan cara menanggulangi hoax. Langsung saja, simak yuk penjelasan berikut ini.

hoax di media sosial | sumber: Pixabay.com

A. Penyebab penyebaran hoax

Sebelum membahas lebih jauh penjelasan mengenai jenis-jenis hoax, mari terlebih dahulu kita mengetahui penyebab dari penyebaran hoax itu sendiri. Adapun penyebab dari penyebaran hoax itu sebenarnya adalah dari masyarakat, termasuk di dalamnya adalah kita.

Penasaran, apa saja penyebab penyebaran hoax? Kami akan merangkumkannya untuk kamu.

  1. Membagikan informasi tanpa membacanya dengan baik. Berbagi informasi adalah suatu hal yang baik. Akan tetapi lain halnya dengan membagikan informasi yang kurang valid. Tidak sedikit orang yang hanya membaca judulnya saja (yang biasanya sudah cukup provokatif), kemudian membagikannya pada orang lain tanpa membaca isinya.
  2. Adanya trending topic. Hashtag yang digunakan pada postingan di media sosial dapat menjadi trending topic. Semakin tinggi suatu tren, kemungkinan penyebaran informasi yang berkaitan dengan hashtag tersebut akan semakin tinggi pula. Ketika banyak orang membicarakan suatu hal, terkadang informasi yang tidak jelas kebenarannya juga akan dapat menyertainya.
  3. Adanya kecemasan masyarakat. Ketika terjadi kecemasan di masyarakat, maka informasi bohong juga akan dengan mudahnya tersebar. Berita buruk (yang mungkin juga merupakan hoax) akan menyebar lebih cepat dibandingkan dengan berita baik. Misalnya saja artikel mengenai potensi tsunami akan dengan cepatnya menyebar sesaat setelah gempa terjadi. Oleh karena itu, perlu dilakukan cross check mengenai valid atau tidaknya suatu informasi.
  4. Karena kepentingan suatu pihak. Adanya penyebaran hoax juga dapat disebabkan oleh kepentingan pihak tertentu. Bahkan untuk memperluas penyebaran hoax, pihak berkepentingan tersebut mungkin juga membayar orang atau sekelompok orang. Oleh karena itu, jangan mudah terpancing dengan berita, terutama jika berita tersebut bersifat provokatif.

B. Jenis-jenis hoax dan contohnya.

Ada berbagai macam jenis hoax yang beredar di masyarakat. Untuk lebih jelasnya, kamu dapat melihatnya pada penjelasan di bawah.

  1. Satire. Satire merupakan berita yang memuat humor yang berlebihan yang berisi sindirian. Satire biasanya berisi bahasa yang sarkas (sarcasm). Tipe hoax ini seringkali membahas sesuatu yang sedang hangat diperbincangkan. Misalnya, sesuatu yang berbau politik pada saat musim pemilu berlangsung. Meskipun terkadang tidak ada niat yang jahat, akan tetapi satire juga dapat dianggap serius bagi sebagian orang.
  2. Misleading content atau konten yang menyesatkan. Misleading content adalah penggunaan informasi yang asli yang tidak dihubungkan dengan konteks yang sebenarnya. Misleading content dibuat dengan tujuan agar pembaca atau penonton tergiring opininya sesuai dengan apa yang si pembuat konten inginkan.
  3. Manipulated content atau konten yang dimanipulasi. Salah satu jenis hoax yang sering ditemui di media sosial adalah manipulated content. Si penyebar hoax biasanya memanipulasi konten untuk menggiring opini masyarakat ke arah tertentu. Jika tidak jeli, orang juga akan dengan mudahnya percaya dengan konten tersebut. Padahal konten tersebut sudah melalui proses manipulasi. Adapun bentuk dari manipulated content dapat berupa gambar maupun teks.
  4. Clickbait. Sering melihat judul berita atau headline yang terkesan berlebihan sehingga kamu penasaran dan akhirnya membuka konten atau berita tersebut? Ya, inilah yang dinamakan sebagai clickbait. Clickbait merupakan tindakan melebih-lebihkan judul, ataupun gambar untuk dapat meraih audience yang lebih banyak. Meskipun judul maupun gambar yang disajikan di awal terlihat berlebihan, terkadang isi beritanya justru tidak sesuai dengan headline-nya.
  5. Fabricated content atau konten palsu. Merupakan konten yang sepenuhnya berisi kebohongan. Keseluruhan bagian dari kontennya tidak dapat dipercayai. Ada banyak konten palsu yang sudah beredar di masyarakat. Salah satu contoh dari konten palsu adalah informasi lowongan pekerjaan palsu. Adapun tujuan dari informasi lowongan pekerjaan palsu ini adalah untuk mencari keuntungan dari pihak korban (pelamar). Sehingga pastikan untuk selalu berhati-hati ya, Bukugue readers.
  6. Hate news. Hate news merupakan berita yang ditujukan untuk menyebarkan kebencian terhadap seseorang atau sekelompok orang tertentu. Adapun hate news yang sering beredar di masyarakat biasanya berkaitan dengan isu SARA atau isu diskriminatif lainnya.
  7. Imposter content atau konten tiruan. Salah satu hoax yang banyak beredar di masyarakat adalah konten tiruan. Apa itu konten tiruan? Konten tiruan merupakan tiruan yang dibuat untuk menipu masyarakat. Konten tiruan dibuat semirip mungkin dengan konten yang asli. Salah satu contohnya adalah penipuan hadiah voucher.

C. Dampak negatif yang ditimbulkan hoax

Hoax akan menimbulkan beberapa dampak negatif jika tidak segera dicegah dan ditanggulangi. Adapun dampak negatif yang mungkin dapat terjadi adalah sebagai berikut.

  1. Hoax akan memicu perpecahan. Hoax terkadang mengandung isu SARA yang merupakan topik sensitif. Sebagian besar orang akan mudah terhasut apabila isu yang dibahas berkaitan dengan SARA. Sehingga hoax juga akan menyebabkan perpecahan jika tak segera ditanggulangi.
  2. Merugikan pihak tertentu. Adanya berita bohong juga akan merugikan pihak korban, baik itu perseorangan ataupun sekelompok orang. Karena hoax, reputasi dari orang ataupun media yang terlibat bisa menurun.
  3. Sulit membedakan fakta dan kebohongan. Batasan antara hoax dan fakta pun menjadi samar. Informasi pun menjadi bias karena sulit untuk membedakan mana yang merupakan fakta dan mana yang bukan. Karena informasi yang bias, maka orang juga akan menjadi bingung bagaimana fakta yang terjadi sebenarnya.
  4. Tidak baik bagi kesehatan mental. Jangan anggap remeh dampak negatif hoax terhadap kesehatan mental. Dikutip dari kompas.com (8/10/2019), studi menunjukkan bahwa berita hoax bisa memberikan dampak yang buruk bagi kesehatan mental, beberapa diantaranya adalah gangguan kecemasan, hingga kekerasan. Menurut psikolog, hoax dibuat untuk memanipulasi pembacanya. Pembuat berita palsu akan memanfaatkan adanya ketakutan di masyarakat.

D. Cara mengatasi dan mencegah penyebaran hoax

Hoax biasanya dibuat agar masyarakat tergiring opininya. Supaya tidak mudah terpengaruh dengan hoax, maka kita perlu melakukan tindakan pencegahan dan penanggulangan. Ada beberapa cara yang dapat kamu lakukan. Simak informasi berikut ini.

  1. Selalu pastikan untuk mengecek faktanya. Untuk itu lihatlah darimana informasi itu berasal. Apakah informasi tersebut ditulis oleh pihak yang dapat dipercaya? Kemudian pastikan juga apakah konten dari informasi tersebut berupa kalimat fakta atau opini.
  2. Hati-hati dengan judul yang bersifat provokatif. Berita yang dari judulnya saja sudah memprovokasi masyarakat biasanya akan menggiring opini masyarakat ke arah tertentu.
  3. Kamu bisa melaporkan konten tertentu yang sudah terbukti mengandung kebohongan. Kamu bisa melaporkannya dengan cara melampirkan data berupa screen capture dan link konten, kemudian kirim ke [email protected]. Identitas pelapor akan dirahasiakan sehingga dijamin aman.

Demikianlah itu tadi informasi mengenai apa itu hoax dan bagaimana cara menanggulanginya. Kamu sekarang jadi lebih mengerti kan mengenai apa saja jenis-jenis hoax yang beredar di masyarakat serta bagaimana cara menangggulanginya?

Semoga informasi ini bermanfaat untuk para reader Bukugue. Tetap ikuti informasi terupdate seputar media sosial hanya di Bukugue dot com.


Sumber:

Syifa Zaidatun Ni'mah

Memiliki passion dalam menulis artikel tutorial dan tips, teknologi, motivasi, ekonomi, karir, serta semua hal terkait perempuan || Menulislah selagi bisa menulis

Tinggalkan Balasan