Cara Menghubungkan Gmail ke Outlook Mail

Sebelum berlanjut ke pokok pembahasan, saya ingin bertanya. “ Berapa jumlah akun e-mail yang Anda miliki? Pasti lebih dari dua ‘kan?”

Banyak sekali alasan yang dapat menjadi latar belakang mengapa kita memiliki lebih dari satu atau dua akun e-mail. Dalam salah satu artikel, seorang pengamat teknologi memberikan anjuran agar setiap orang memiliki setidaknya empat akun e-mail, baik pada platform yang sama maupun platform yang berbeda. Setidaknya, dua email untuk keperluan professional seperti urusan kantor, bisnis dll, sedangkan sisanya untuk keperluan tembahan seperti registrasi aplikasi, langganan newsletter, updates product, media komunikasi pada forum-forum dunia maya, akun khusus untuk spam notifikasi dan lain sebagainya.

Setidaknya sekitar empat tahun yang lalu, belum dikembangkan fitur pengelompokkan e-mail berdasarkan kategori seperti yang saat ini sudah kita ketahui. Semua surat masuk akan menjadi satu dalam inbox dan bayangkan betapa sulitnya menemukan satu e-mail tertentu yang benar-benar penting diantara tumpukan updates dan newletters. Dengan alasan inilah, pada saat itu membuat banyak akun e-mail baru merupakan sesuatu yang wajar. Penambahan fitur pengkategorian jenis e-mail ini tentunya sangat mempermudah pengguna.

Kembali ke masa kini, ternyata penambahan fitur baru ini tidak menyurutkan para warganet untuk membuat akun e-mail baru. Selain untuk membuat akun dengan kepentingan yang berbeda ternyata alasan yang paling sering diungkapkan adalah lebih mudah untuk membuat akun e-mail baru dibandingkan harus memeras otak mengingat password yang sudah bertahun-tahun terlupakan.

Untuk mengakomodasi fenomena dan keperluan tersebut, para developers semakin menambah fitur-fitur baru untuk memudahkan aktivitas pengguna. Salah satunya yaitu dengan menambahkan kemampuan menggabungkan dua atau lebih akun e-mail ke dalam satu akun yang terintegrasi.

Untuk pembahasan dibawah ini, saya hanya berfokus pada bagaimana cara menggabungkan akun e-mail google (Gmail) ke dalam akun Outlook Mail.

Berikut ini langkah-langkahnya:

Pertama, setelah membuka halaman browser dan ‘sign in’ ke akun Outlook Mail Anda. Pada bagian kanan atas, terdapat pilihan ‘setting’ yang disimbolkan dengan ‘roda gear’. Setelah itu akan diperlihatkan beberapa pilihan lainnya. Pilih tulisan ‘Connected accounts’.

Setelah ini, Anda akan diteruskan ke halaman berikutnya. Pada bagian ini, secara otomatis Anda akan diberikan pilihan jenis platform e-mail apa yang ingin Anda gabungkan.

Secara default, terdapat dua pilihan, yaitu Gmail dan Other e-mail accounts. Karena kita akan menggabungkan akun gmail, maka pilih yang pertama.

Langkah selanjutnya, Anda akan diminta untuk memasukkan ‘Display name’. Yang dimaksudkan dengan ‘Display Name’ disini adalah nama yang akan dilihat oleh penerima ketika Anda mengirim e-mail melalui Outlook Mail dengan menggunakan akun Gmail Anda. Dibawah ‘Display name’ terdapat dua pilihan lagi.

Pilihan yang pertama, yaitu menggabungkan akun Gmail dan memindahkan semua isinya kea kun Outlook Mail. Anda bisa juga mengirim pesan dari Outlook Mail menggunakan akun Gmail. Pilihan yang kedua yaitu menggabungkan akun Gmail agar dapat mengirimkan pesan dari Outlook Mail menggunakan akun Gmail Anda. Menurut pendapat saya, untuk dapat memanfaatkan fitur ini sepenuhnya akan lebih baik jika Anda mengambil pilihan yang pertama.

Apabila Anda klik pada pilihan pertama, maka akan muncul pilihan selanjutnya lagi yaitu untuk menentukan di folder mana Anda ingin menempatkan akun Gmail. Pilihan yang pertama yaitu pada folder baru tersendiri dengan subfolder yang sama dengan Gmail. Pilihan yang kedua yaitu dengan menggabungkan pada folder yang sudah ada, namun dengan label yang berbeda. Sekali lagi, saya menganjurkan untuk mengambil pilihan yang pertama. Dengan alasan bahwa folder e-mail yang terpisah akan lebih mudah untuk dibedakan dibandingkan jika dikumpulkan jadi satu dalam folder yang sama meskipun dengan tambahan label yang berbeda. Apabila telah selesai memilih, klik ‘OK’.

Selanjutnya, Anda akan diteruskan ke akun halaman sign-in Google Mail. Jika Anda pernah mengecheck banyak akun Gmail dari browser Anda, maka semua akun tersebut akan ditampilkan di halaman ini. Pilih akun yang ingin Anda gabungkan dengan Outlook Mail, dan Anda akan diteruskan ke halaman perizinan.

Intinya, dengan memilih tombol ‘Allow’ maka Microsoft (dalam hal ini Outlook mail) untuk mempunyai hak atas perubahan pada akun Gmail Anda. Yaitu memperbolehkan membaca e-mail, mengirim e-mail, menghapus e-mail dan mengatur isi akun Gmail Anda melalui Outlook mail. setelah memilih ‘allow’, Anda akan diberikan halaman peringatan berikut yang memberitahukan bahwa kedua akun e-mail Anda sudah terkoneksi.

Selanjutnya, Outlook akan mulai memindahkan semua isi dari akun G-mail Anda yang sebelumnya. Apabila Anda termasuk orang yang tidak suka membersihkan inbox atau mungkin Anda termasuk orang sibuk yang menyimpan banyak dokumen penting dalam e-mail Anda, maka diperlukan waktu yang cukup lama untuk memindahkan isi akun Gmail Anda.

Untungnya, Anda tidak perlu menunggu proses ini hingga selesai, Anda dapat menutup browser atau bahkan mematikan computer Anda sementara proses ini berlangsung.

Setelah semua proses selesai, Anda akan melihat akun Gmail yang baru digabungkan pada halaman berikutnya. Dan Apabila Anda kembali ke halaman utama Outlook Mail, maka Anda akan menemukan satu folder baru dengan nama akun Gmail yang baru saja tergabungkan, di dalam folder tersebut berisi beberapa sub-folder yang sama dengan akun Gmail, di folder inilah Anda akan menerima semua e-mail yang masuk ke dalam akun G-mail Anda.

Sebagai tambahan, fitur ‘Connected accounts’ ini memperbolehkan Anda untuk menggabungkan sampai maksimal 20 akun e-mail dari berbagi platform dalam satu akun Outlook Mail. Cukup mudah ‘kan? Terlebih lagi sekarang Anda akan lebih dipermudah dengan hanya perlu membuka satu tab browser untuk melihat semua e-mail yang Anda terima, mengirim dan mengatur semua dokumen-dokumen penting Anda.

Semoga bermanfaat dan Selamat Mencoba.

april

april

I'm an ARMY, are you...?

Tinggalin komentar dan jangan lupa kasih jempol untuk komentar terbaik dibawah ini

avatar