Cara Mengatur Privasi Agar Google Tidak Tahu Segalanya Tentang Anda

Dengan semakin berkembangnya teknologi, sudah pasti tidak mengherankan jika kehidupan kita kini dikepung oleh peralatan elektronik yang merekam segala gerak-gerik kita.

Tapi apakah Anda tahu seberapa banyak aktivitas kita di dunia maya yang diketahui oleh para raksasa virtual seperti Google, Facebook, Youtube dll?

Jika ada seseorang yang bilang “Google lebih tahu tentang diri saya dibandingkan diri saya sendiri”, percayalah itu memang benar adanya. Seorang pencari kerja pernah bercanda dengan mengatakan “Apabila melamar di Google tidak perlu membawa surat-surat” karena mereka mengetahui riwayat aktivitas dunia maya Anda yang sudah pasti merepresentasikan lebih baik dari pada lembaran riwayat hidup yang Anda tulis.

Sayangnya pula, tidak semua pengguna layanan mengetahui tentang hal ini. Bahwa segala aktivitas dunia maya Anda secara default otomatis terekam dan terdokumentasikan dengan rapihnya oleh Google. Termasuk semua perangkat elektronik yang berbasis Android maupun yang terintegrasi dengan akun Google Anda. Oleh karena itu, penjelasan dibawah ini mungkin akan terkesan mengerikan bagi yang baru pertama kali tahu, dan juga bagi mereka yang menghargai privasi.

Mari kita simak penjelasannya.

1. Google mengetahui profile Anda

Semua data yang pernah Anda masukkan ke dalam dunia ‘internet’, Google merekam dan menjadikannya sebagai satu profil tentang Anda. Itulah sebabnya tidak semua orang akan melihat iklan yang sama pada saat berselancar di dunia maya. Google secara random menyuguhkan iklan yang paling sesuai dengan data profil yang Anda miliki. Iklan yang tampaknya acak, sebenarnya merupakan strategi tertarget yang memungkinkan pemasang iklan untuk mendapatkan konsumen yang sesuai dengan produk yang dijualnya.

Google memiliki suatu alat yang dinamakan Google Analytic yang membantu pengiklan untuk mengumpulkan data mengenai halaman apa saja yang dilihat oleh seorang pengguna pada suatu situs, berapa kali seseorang mengunjungi situs pengiklan dan berapa lama seseorang melihat situs tersebut.

2. Mengetahui sejarah lokasi Anda

Bukan cerita baru bahwa Google mengetahui dimanapun dan kapanpun Anda terkoneksi dengan internet. Apalagi jika Anda menggunakan perangkat Android dan berbagai aplikasi pendukungnya yang memerlukan Anda untuk menyalakan GPS. Tanpa perlu membagikan atau memberitahukan keberadaan Anda, Google secara otomatis akan merekam aktivitas dan lokasi-lokasi yang pernah Anda kunjungi.

3. Google menyimpan semua aktivitas pencarian Anda

Baiklah untuk yang satu ini bisa dibilang sebagai fitur yang memang kita perlukan. Karena keterbatasan ingatan manusia, sungguh memudahkan apabila semua device yang kita gunakan dapat secara otomatis mengingat dan menyimpan semua aktivitas / semua situs yang pernah kita kunjungi. Selain itu, Google juga merekam iklan apa saja yang pernah Anda klik sebelumnya, data ini juga yang akan dijadikan sebagai dasar penayangan iklan bertarget, sesuai minat konsumen.

4. Google menyimpan semua aktivitas Anda di Youtube.

Yap, tidak hanya history di Google Search Engine, semua video yang pernah Anda cari dan yang sudah ditonton terekam dan tersimpan otomatis oleh Google. Semua data history video dijadikan salah satu input algoritma yang akan memberikan feedback kepada pengguna. Itulah mengapa tidak setiap orang akan melihat video yang sama pada layar homepage akun Youtube mereka. Sama halnya dengan iklan bertarget berdasarkan user profile, video Youtube juga disusun berdasarkan yang paling dekat dengan video-video yang pernah Anda cari dan tonton sebelumnya..

5. Google dapat memprediksi Minat Anda.

Dari keempat poin penjelasan diatas, kesimpulan yang ingin didapatkan oleh Goolge dengan memantau dan merekam semua gerak-gerik Anda adalah untuk mengetahui minat Anda. Sebagian besar data minat ini sangat berguna bagi pengiklan yang bergerak di bidang bisnis untuk mentarget konsumen. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, iklan dan video yang Anda lihat di rekomendasi merupakan hasil pengolahan analisis dari semua data aktivitas yang Anda lakukan di internet.

Meskipun penjelasan singkat diatas terkesan agak mengerikan, tapi Google adalah perusahaan besar yang tahu bagaimana menjaga hubungan baik dengan pengguna setianya.

Anda sebagai penikmat layanan, diberikan akses juga untuk melihat semua aktivitas Anda yang disimpan oleh Google. Tidak hanya itu, Anda juga diberikan kebebasan untuk memodifikasi settingan data apa saja yang Anda perbolehkan untuk diketahui oleh Google dan data mana yang bersifat pribadi.

1. Mengatur iklan yang ingin Anda lihat

Dari analisis data, keluarlah kesimpulan minat seseorang terhadap suatu topik. Bagi yang tertarik untuk melihat kira-kira topik apa saja yang Google simpulkan tentang minat Anda, dapat dilihat pada tautan ini : Google Ads Settings

Google mengumpulkan semua topik yang kemungkinan Anda sukai untuk kemudian menjadikannya inputan dalam menampilkan iklan yang Anda lihat. Apabila Anda merasa seperti sedang di stalker oleh Google karena mengetahui semua minat Anda, fitur ini dapat di non-aktifkan dengan menggeser tombol biru di bagian atas layar yang dinamakan Ads Personalisation.

Tidak hanya mengatur privasi, Google juga memberikan berbagai pilihan kepada pengguna supaya mendapatkan pengalaman terbaik dengan layanannya. Google membolehkan Anda untuk melakukan pengaturan iklan apa saja yang paling relevan bagi setiap individu yang dapat ditayangkan pada halaman Anda ketika sedang berseluncur.

2. Mengatur sejarah Lokasi Anda.

Semua aktivitas dan tempat-tempat yang pernah Anda telusuri di Google Maps akan direkam oleh Goolge tanpa meminta izin terlebih dahulu. Meskipun terkesan sedikit horror, fitur ini tentu saja dapat berguna apabila Anda merasa ingin bernostalgia untuk menelusuri kembali lokasi-lokasi tersebut. Google merangkum semua perjalanan Anda pada tautan ini : Google Location History Page.
Untuk menon-aktifkan fitur ini, pada bagian paling bawah halaman terdapat pilihan Manage Location History dan kemudian geser tombol biru ‘Location History’.

3. Mengatur rekaman aktivitas browsing Anda.

Jika Anda menggunakan Google Chrome sebagai browser favorit, semua aktivitas yang Anda lakukan terekam secara otomatis. Termasuk juga aktivitas suara yang Anda lakukan menggunakan Google Assistant, baik melalui smartphone maupun Google Home.

Di halaman Google My Activity, Anda dapat melihat sejarah aktivitas Anda yang terekam beserta dengan analisis singkatnya.
Untuk menon-aktifkan fitur ini dan juga sekaligus fitur yang merekam aktivitas suara Anda, dapat dilakukan di halaman Activity Control.

4.Mengatur aktivitas sejarah pencarian dan video di Youtube.

Pada halaman yang sama yaitu Activity Control, Anda dapat pula mengatur aktivitas Youtube Anda. Baik yang hanya berupa kata kunci pencarian video maupun history dari semua video yang sudah Anda tonton. Menon-aktifkan fitur ini berarti Google tidak akan lagi merekam aktivitas yang Anda lakukan di Youtube.

Apabila dari semua pilihan pengaturan diatas masih membuat Anda ragu akan seberapa banyak yang Google ketahui, Anda dapat mengatur ulang semua privasi diatas dengan mengunjungi halaman Privacy Checkup. Meskipun tujuan akhir dari penelusuran minat ini adalah untuk menampilkan iklan yang tertarget, Google menjamin keamanan profil personal Anda dan semua data yang terkumpul dari aktivitas Anda. Google menjamin tidak akan membocorkan apalagi menjual data tersebut ke pihak lain.

Semoga bermanfaat dan selamat berkarya.

april

april

I'm an ARMY, are you...?

Tinggalin komentar dan jangan lupa kasih jempol untuk komentar terbaik dibawah ini

avatar