Inilah sederet fitur baru Instagram, dari fitur anti-bullying sampai fitur hastag tersembunyi!

Menjelang akhir tahun 2018, Instagram mengadirkan berbagai fitur terbaru yang memanjakan para pengguna. Mulai dari fitur anti bullying yang canggih, yang digadang – gadang berteknologi AI, fitur geofencing posts and stories, sampai fitur hidden hastag. Semua itu akan aku jelaskan dibawah.

Tindakan bullying semakin lama semakin mengkhawatirkan. Tindakan yang dapat merusak psikis dan sosial korban nya itu bahkan tak hanya terjadi di dunia nyata saja. Di dunia maya seperti media sosial pun kini seolah sudah menjadi tempat yang meng- asyikkan bagi para pelaku perundungan.

Mungkin saja menurut mereka para pelaku perundungan, media sosial justru menjadikan kemudahan bagi mereka untuk melancarkan aksinya hanya dengan bermodal jempol, Mereka sudah bisa membuat para korban nya mngalami penurunan mental dan sosial.

Hal ini sudah menjadi hal yang penting pagi para CEO sosial media untuk dapat melindungi penggunanya dari serangan – serangan komentar yang bersifat melecehkan, menjatuhkan, atau meng- intimidasi.

Inilah yang mendasari Instagram untuk menciptakan fitur – fitur baru yang dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan para penggunanya. Fitur – fitur terbaru yang diciptakan itu mampu menyaring komentar secara otomatis.

Baca juga :

Bila berbicara mengenai fitur yang mampu menyaring konten bullying, sebenarnya Instagram sebelumnya sudah melakukannya. Pada sekitar bulan Mei 2018 lalu, Instagram meluncurkan fitur khusus yang memungkinkan para pengguna untuk mengelola komentar agar sesuai dengan kebutuhannya.

Tetapi, meskipun Instagram sudah meluncurkan fitur baru berupa filter terhadap komentar seperti yang sudah aku jelaskan diatas, Namun ternyata hal itu belum bisa mengatasi masalah maraknya bullying di Instagram.

Fitur anti-bullying Instagram berteknologi AI

Akhirnya, Instagram mencari ide lain untuk bisa mengurangi atau bahkan menghilangkan konten – konten bullying yang semakin merejalela. Dan kabar baik datang pada sekitar bulan  Oktober lalu. Akhirnya Instagram meluncurkan fitur baru yang menggunakan teknologi Artificial Intellegence untuk mendeteksi konten – konten bullying.

instagram merilis berbagai fitur untuk atasi konten bullying
Source by : Today.Line.Me

Penerapan teknologi AI ini diimplementasikan pada 3 fitur terbaru yang diluncurkan oleh instagram. Fitur – fitur tersebut yaitu :

  • Fitur pendeteksi bullying pada foto dan caption

Fitur ini secara otomatis akan mem-filter konten berupa foto yang diunggah pengguna. Bila foto yang diunggah terdeteksi adanya unsur bullying, maka akan secara otomatis sistem AI akan melaporkan secara langsung kepada tim operasional Instagram untuk ditindaklanjuti. Dengan sistem yang sudah ter- otomatisasi, kamu tidak perlu lagi repot-repot melaporkannya kepada pihak Instagram. Tak hanya foto yang diunggah, caption yang terdeteksi mengandung unsur bullying pun akan dilaporkan kepada tim untuk dievaluasi.

Memang, sebagian besar foto dan caption yang diunggah di Instagram adalah positif, namun terkadang foto yang diunggah tidak ramah atau tidak disukai sebagian besar pengguna lain. Ini mungkin bisa diatasi dengan teknologi terbaru yang dimiliki Instagram supaya foto – foto dan caption yang diunggah lebih ramah dan diterima pengguna secara umum.

  • Fitur pendeteksi bullying di komentar pada Instargram Live

Sebelumnya, Instagram sudah meluncurkan fitur penyaring komentar yang mengandung unsur bullying pada feed. Sekarang, Instagram menambahkan fitur lagi berupa penyaring komentar pada siaran live. Instagram akan memblokir komentar yang terdeteksi mengandung unsur bullying supaya siaran live menjadi tempat yang nyaman dan menyenangkan.

  • Efek kamera untuk menebar kebaikan

Instagram juga selama ini selalu mengkampanyekan kebaikan dan ikut berpartisipasi dalam mengehentikan aksi bullying. Untuk menepati komitmennya tersebut, Instagram bahkan menggaet Maddie Ziegler, seorang penulis buku dan aktor muda itu untuk bersama – sama mengkampanyekan stop aksi bullying.Instagram dan Maddie Ziegler berkolaborasi untuk menciptakan efek kamera untuk menebar kebaikan.

Dilansir dari techcrunch.com, kamu bisa mendapatkan efek kamera kebaikan tersebut jika kamu sudah mem-follow akun Maddie Ziegler.

Jadi, kalau kamu sudah mem-follow Maddie, maka efek kamera kebaikan tersebut akan secara otomatis bisa kamu gunakan dengan cara: masuk ke selfie mode di instagram kamu, lalu ketuk ikon wajah yang berada di bagian bawah. Dalam mode selfie, layar HP kamu akan dipenuhi stiker berbentuk hati dan kamu bisa menandai siapa teman kamu yang ingin kamu berikan dukungan. Jika kamu beralih menggunakan kamera belakang, kamu akan melihat banyak komentar – komentar positif dalam berbagai bahasa.

Kalau kamu bukan pengikut Maddie, tetapi kamu pernah melihat teman kamu atau orang lain menggunakan efek kamera kebaikan ini, kamu tetap bisa mencobanya dengan cara memilih pilihan “Try it”, supaya efek tersebut bisa digunakan di Instagram kamu.

Aku sendiri belum berhasil mencoba efek kamera kebaikan itu. Jadi aku belum bisa memberikan tutorial bergambar ke kamu. Tapi tidak ada salahnya kamu mencobanya terlebih dahulu. Siapa tau kamu bisa mencoba efek tersebut, dan mengajariku bagaimana menggunakannya.

#Fitur lainnya yang sedang di ujicoba instagram

Instagram sedang ujicoba fitur geofencing post and stories

Wong membeberkan fitur terbaru yang akan dimiliki instagram berupa fitur Geofencing melalui akun twitternya.
https://twitter.com/wongmjane/status/1042639805677330433

Melalui postingan twitter, Jane Manchun Wong yang merupakan seorang researcher app (peneliti aplikasi) itu membeberkan fitur terbaru yang akan dimiliki Instagram. “Instagram is testing geofencing posts and stories. It allows creators to limit the specific countries where their content will be visible”. Begitulah cuitan Jane melalui akun twitternya.

Hal ini tentu menjadi angin segar bagi sebagian besar pebisnis. Pasalnya jika fitur ini dapat dirilis sesuai rencana, kamu akan dapat membatasi postingan dan story kamu hanya di beberapa negara saja, sesuai dengan kebutuhan.

Kamu akan bisa membuat berbagai posts and stories yang berbeda, dan disesuaikan dengan kondisi pasar dan selera negara – negara yang menjadi incaran mu. Setiap negara tentu memiliki cara, budaya, dan selera yang berbeda. Jadi, kamu bisa membuat postingan yang berbeda dan disesuaikan dengan kondisi negara tersebut. Pasti ini akan menjadi lebih efektif untuk bisnis kamu.

Selain itu, bagi para pecinta Instagram dan yang hobi posting foto, video, maupun story, kamu bisa ‘pamer’ dengan bebas di negara tertentu yang kamu inginkan. Jadi, tidak akan ter-share ke seluruh negara.

Instagram sedang ujicoba fitur Hidden Hastag

Wong membeberkan fitur terbaru yang akan dimiliki instagram berupa fitur hidden hastag melalui akun twitternya.
https://twitter.com/wongmjane/status/1042641926678167552

Hastag sudah menjadi hal yang penting ketika posting sesuatu di sosial media. Karena dengan hastag, postingan kita dapat dilihat dengan mudah oleh orang lain. Namun terkadang, banyak nya hastag yang digunakan membuat sebuah caption menjadi sangat panjang, bertele – tele, dan tidak enak dipandang mata.

Dengan banyaknya keluhan yang dialami pengguna itulah sebuah ide muncul untuk menciptakan fitur hidden hastag yang saat ini sedang di ujicoba. Jane Manchun Wong yang merupakan seorang researcher app (peneliti aplikasi) mempublikasikan melalui akun twitternya.

“Instagram is testing the ability to add hastags to post without including it in the post caption”. Ungkap Jane melalui cuitan twitternya pada 20 September 2018 lalu.

Fitur ini memungkinkan para pengguna untuk menyembunyikan banyak hastag didalam posts dan stories nya. Jadi, kalau kamu posting sesuatu dengan menggunakan banyak hastag, kamu tidak perlu kawatir akan “keruwetan” caption yang akan kamu posting. Sebanyak apapun hastag yang kamu gunakan, akan tidak terlihat jika kamu mempostingnya. Meskipun hastag yang kamu gunakan itu tersembunyi, kamu tidak perlu khawatir bila hastag yang kamu gunakan tidak berfungsi. Karena ini hanya masalah “visible” dan “invisible” saja, supaya caption kamu lebih minimalis, rapi, dan tidak bertele – tele.

Kesimpulan

Menjelang akhir tahun, Instagram semakin ‘liar’ dalam mempersembahkan fitur – fitur canggih yang sangat membantu para pengguna. Dengan hadirnya fitur anti bullying, membuat pengguna menjadi lebih nyaman tanpa ada rasa khawatir akan ada seseorang yang membully nya dengan kata – kata tidak baik.

Selain itu, fitur geofencing dan hidden hastags membuat pengguna dapat memposting sesuatu menjadi lebih efektif. Meskipun fitur – fitur tersebut masih dalam tahap uji coba, hal ini pasti sangat ditunggu oleh para penggunanya.

Tinggalkan Balasan