#Tiga Keunikan Twitter dibandingkan sosmed lainnya

Jika membandingkan keunikan Twitter dengan sosial media lainnya pasti nggak sedikit yang memiliki pandangan kurang bagus tentang platform yang satu ini.

Banyak alasan yang mendasari pendapat tersebut, beberapa diantaranya yaitu tidak bisa banyak berekspresi karena dibatasi jumlah karakter, tidak mengerti cara penggunaannya dan ada pula yang tidak ikut terjun ke dunia per-Twitteran karena tidak banyak yang teman ataupun kerabat yang pakai Twitter.

Apapun itu, ada baiknya jika kamu membaca beberapa uraian dibawah ini sebelum berpikir ulang apa memang tidak perlu mecoba Twitter.

Tiga poin keunikan Twitter diantaranya yaitu :

Simple

Yang dimaksud simple disini ada dua definisi. Pertama adalah simple dari segi tampilan antarmuka bagi pengguna dan yang kedua adalah simple dari segi sisi cara penggunaanya.

Dibandingkan dengan platform sosial media lainnya seperti facebook, instagram, tumblr dll, Twitter memiliki fitur yang seadanya dan seperlunya. Mungkin karena hal ini pula, kebanyakan pengguna yang sudah terbiasa menggunakan facebook & instagram malah merasa kebingungan setelah mencoba Twitter.

Diluncurkan pertama kali dengan tujuan sebagai media mikro-blogging, dimana pengguna hanya disediakan ruang yang sedikit untuk berkreasi dan berbagi pikiran, keterbatasan ini tidak menjadi halangan bagi pengguna setia Twitter.

Mikro-blogging disini lebih mengarah pada kebutuhan untuk mengekspresikan pemikiran seseorang tentang sesuatu hal ketimbang menjelaskan keadaan dirinya seperti yang sering diungkapkan pengguna sosial media dalam bentuk ‘status’.

Atas dasar pemikiran bahwa yang dibutuhkan oleh pengguna adalah wadah untuk berbagi informasi, maka Twitter mengakomodasi kebutuhan tersebut dengan layanan yang menawarkan pengguna untuk bisa berbagi dalam bentuk tulisan, gambar dan video tanpa tambahan fitur yang aneh-aneh.

Sedangkan dari segi cara penggunaannya definisi simple disini benar-benar diartikan secara harviah dimana pengguna hanya bisa menulis post dengan jumlah karakter tertentu (baca : sedikit), berbagi gambar dan video tanpa ada pilihan filter, skin, effect atau fitur canggih lainnya. Yang lebih kejam lagi, setiap tweet yang sudah diposting tidak akan bisa diedit karena memang tidak ada pilihan untuk mengedit kecuali menghapus tweet tersebut.

Dengan penerapan kebijakan ini, pengguna dilatih agar berpikir pintar, to the point, serta mendalam sebelum membuat postingan.

Apakah banyak pengguna Twitter yang mengeluh dengan semua keterbatasan ini? Tentunya iya, apalagi para pengguna baru. Banyak yang lebih memilih ramainya halaman facebook atau instagram yang penuh warna.

Tapi untuk sebagian pengguna yang sudah mulai terbiasa dengan kesederhanaan tampilan Twitter ini, malah akan ketagihan dengan kurangnya fitur yang disediakan. Bahkan ketika Twitter akan memberlakukan penambahan jumlah karakter dari 140 menjadi 280, banyak pengguna setia Twitter yang menolak adanya kebijakan ini. Meskipun pada akhirnya Twitter tetap menerapkan perubahan tersebut karena banyaknya permintaan dari pengguna yang lain.

Terkini

Ini adalah salah satu fitur Twitter yang paling unggul dibandingkan platform saingannya. Twitter memiliki daftar topik yang paling terpopuler dan paling terkini, diupdate setiap waktu dan setiap lokasi. Daftar ini dinamakan Twitter Trending Topic.
Pada halaman situs resminya, dijelaskan bahwa Twitter trend merupakan hasil perhitungan algoritma yang bertujuan untuk mengidentifikasi topik-topik yang sedang ramai didiskusikan ‘saat ini’ dibandingkan waktu yang lain.

Daftar Trends dirancang untuk membantu pengguna dalam menemukan berita yang paling terbaru dari berbagai belahan dunia secara ‘real-time’. Daftar ini terdiri atas topik yang paling panas yang paling banyak dibicarakan oleh semua pengguna, bukan hanya daftar topik yang terpopuler.

Sejak diluncurkan pada tahun 2006, algoritma yang digunakan Twitter untuk menyajikan daftar Trending Topic ini semakin membaik dan selalu diperbaiki.

Jika kamu masih asing dengan konsep ini maka ada baiknya kamu mencoba secara langsung. Anggaplah kamu sudah punya akun Twitter. Jika kamu buka di desktop, pada sebelah kiri halaman terdapat sederet daftar kata yang posisinya selalu bergantian. Daftar inilah yang dinamakan trending topic.

Dari daftar ini kamu bisa mengetahui topik paling ramai yang sedang dibicarakan oleh pengguna diberbagai belahan dunia bahkan sampai di salah satu kota. Daftar ini selalu berubah setiap waktu tergantung dari berapa banyak pengguna yang sedang membicarakan topik tersebut.

Jika kamu klik pada salah satu topik pada daftar trend, maka kamu akan disajikan semua postingan dari semua pengguna yang sedang membicarakan tentang topik tersebut. Kamu bisa ikut nimbrung ke pembicaraan yang sedang berlangsung dengan menyukai, meretweet atau menuliskan komentarmu. Atau kamu juga bisa membuat postinganmu sendiri, sekedar menyalurkan sudut pandangmu tentang topik tersebut.

Adanya real-time trending topic ini kemudian sering dimanfaatkan oleh para pengusaha untuk mempromosikan produknya dan memperluas peluang bisnis dengan menggunakan akun Twitternya. Twitter kini menjadi salah satu media sosial yang marak digemari dari berbagai kalangan. Tak hanya untuk kepentingan individu, banyak perusahaan dan merk besar ternama kini menggunakan Twitter sebagai sarana memperluas pasar.

Terbuka

Akun pengguna Twitter secara default diatur sedemikian rupa sehingga semua postingannya dapat diakses oleh siapapun, kapanpun dan dimanapun. Dengan begini pengguna secara langsung dapat saling berinteraksi tanpa harus menjadi follower dan tanpa perlu konfirmasi pertemanan terlebih dahulu.

Untuk akun yang dimiliki oleh para pesohor seperti selebritis, musisi, politikus atau merk/perusahaan, oleh Twitter diberi tanda terverifikasi dimana disebelah usernamenya akan ada tanda centang biru. Hal ini untuk membuktikan bahwa pemilik akun tersebut merupakan sosok / brand yang punya pengaruh bukan akun biasa.

Salah satu keuntungan yang bisa kamu manfaatkan dari sifat ‘terbuka’ dari Twitter ini yaitu kamu bebas membicarakan apapun dan juga menandai (mention) siapapun dalam postinganmu. tanpa harus membuat postingan di fans page atau akun orang/pihak yang kamu tandai tersebut.

Misalnya saja kamu dan temanmu sedang membicarakan artis A, nah dalam percakapanmu itu kamu bisa menandai (mention) akun artis tersebut langsung dari postinganmu. Jika beruntung kamu akan langsung dibalas oleh si artis. Strategi ini sering dilakukan oleh banyak selebritis lho, contohnya saja yaitu J. K. Rowling. Penulis novel Harry Potter ini suka sekali berinteraksi dengan penikmat bukunya dan sering membalas kicauan penggemarnya.

Atau mungkin kamu ingin melakukan sesuatu yang lebih aneh seperti yang dilakukan oleh Carter Wilkinson. Pemuda ini menandai Wendy’s dalam salah satu tweet.nya. Isi dari postingannya yaitu menanyakan berapa banyak jumlah retweet yang harus dia dapatkan supaya Wendy’s bersedia memberinya chicken nuggets secara gratis selama satu tahun.

Tweet yang berawal dari iseng tersebut ditanggapi serius oleh pihak Wendy’s dan menjadi postingan yang paling banyak di retweets pada tahun 2017.

Secara statistik terdapat lebih dari 330 juta pengguna Twitter aktif yang tercatat sampai pada akhir tahun 2017. Nilai ini amat sangat jauh dari jumlah pengguna aktif facebook maupun instagram, meskipun setiap platform sudah pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Dalam kasus Twitter, kekurangannya malah menjadi kelebihan tersendiri yang membuatnya unik dibandingkan social media lainnya. Ada pula yang berpendapat bahwa jenis sosial media yang disukai seseorang mencerminkan kepribadian dari penggunanya.

So, jangan takut mencoba Twitter ya. 

april

april

I'm an ARMY, are you...?

Tinggalin komentar dan jangan lupa kasih jempol untuk komentar terbaik dibawah ini

avatar