Kenapa komentar di Youtube tidak boleh pakai emoticon?

  • Post author:Penulis:
  • Post published:Dipublish : September 12, 2020
  • Post category:Topik : Internet
  • Post comments:0 Comments

Pernahkah kamu merasa risih dan kesal ketika komentar kamu yang memuat emoticon, tidak diperbolehkan oleh pengguna Youtube lainnya? Bahkan mereka bisa menghujat kamu mati-matian terkait hal ini.

Berikut beberapa contoh kejadian dimana emoticon atau emoji dipaksa untuk dihapus oleh viewers lainnya di youtube.

Fenomena ini memang sedikit aneh, dan mungkin tidak banyak yang mengalaminya.

Dan jika dilihat dari komentar yang dikirimkan diatas, tidak ada yang salah dari komentarnya, bahkan komentarnya bertujuan baik, seperti memberi dukungan ataupun doa untuk si pembuat konten.

Tapi tetap saja ada yang kekeuh minta agar emoji dihapus dari komentar tsbt. Alasannya-pun bermacam-macam.

Sebenarnya apa yang sedang terjadi disini? apakah yang menyebabkan “teriakan” untuk hapus emoji ini? lalu benarkah yang “mereka” teriakkan?

Disini kita akan bahas semuanya secara lebih detail.

Benarkah komentar di Youtube sebaiknya tidak pakai emoticon?

Memang terasa konyol ketika kita berkomentar baik di video yang tengah viral, trending atau sedang hangat hangatnya diperbincangkan untuk memberikan apresiasi namun dianggap “menjatuhkan” video tersebut gara-gara menggunakan emoticon dikolom komentarnya.

Setelah mimin telusuri, sumber dari masalah ini adalah, berdasarkan “informasi” yang ada, emoticon dikolom komentar bisa menghambat proses video trending dan memperlambat peningkatan viewers.

Yang jadi permasalah adalah, apakah informasi yang beredar ini benar? Apakah kedua alasan tersebut merupakan fakta atau hanya sebuah spekulasi salah yang tidak jelas sumbernya.

Dari hasil penelusuran mimin, permasalahannya muncul ketika ada akun pengguna yang di blokir karena berkomentar dengan emoji. Hal ini menjadi bahasan diskusi di forum support youtube, salah satunya misalnya disini.

Dari bahasan disana ada indikasi bahwa youtube membanned/menonaktifkan akun yang berkomentar dengan emoji, karena emoji dianggap sebagai komentar SPAM.

Sayangnya tidak ada respon resmi dari pihak youtube, dan semua yang ada dibahasan tersebut hanya “katanya”, dan tidak bisa diverifikasi kebenarannya.

Dari sana, isu tersebut berkembang menjadi “video yang dikomentari dengan emoji di bekukan dan tidak bisa trending”, hal ini juga sempat dibahas di forum seperti quora disini quora.com/Is-it-true-that-if-you-comment-emoji-on-YouTube-videos-the-views-gets-freeze-or-decreases

Sekali lagi, isu-isu ini berkembang dari asumsi pengguna, ketika mereka di banned, atau video yang dibuat tidak berkembang, mereka dengan mudah percaya asumsi-asumsi yang ada.

Jika kamu baca bahasan di quora, banyak pengguna lain yang tidak setuju dengan pendapat tersebut.

Lalu apakah asumsi bahwa komentar dengan emoji bisa menghambat proses video trending dan memperlambat peningkatan viewers itu salah sama sekali?

Disini yang perlu digaris bawahi, dari beberapa diskusi yang mimin baca, asumsi tersebut mungkin ada “benarnya”.

Komentar-komentar yang pakai emoji, dan penggunaan emoji yang berlebihan, seperti SPAM emoji di video-video idol oleh fans-fansnya bisa men-trigger (memicu) algoritma deteksi SPAM youtube.

Selain itu pembekuan views memang sepertinya bisa terjadi, dan sudah pernah terjadi, sehingga asumsi-asumsi tadi semakin “kuat”.

Hal ini sempat dibahas di twitter oleh user @BTS_billboard, berikut tweetnya.

Buat yang tidak paham, di tweet pertama dijelaskan bahwa “Jumlah views hampir bisa dipastikan akan di bekukan oleh youtube, dan BTS_Billboard meminta agar fans tidak panik dan tetap menonton”.

Sedangkan di tweet kedua, mereka menjelaskan bahwa “Jumlah view tidak dibekukan karena komentar, emoji ataupun kata-kata tertentu, melainkan karena algoritma youtube akan mengecek views tersebut (apakah benar-benar view dari manusia dan bukan bot)”

Kesimpulannya adalah…

Ada banyak bahasan dan diskusi terkait hal ini.

Sayangnya tidak ada informasi jelas dan resmi yang berasal dari Youtube, sebagian besar adalah asumsi pengguna berdasarkan pengalaman mereka. Dan ini tentu saja tidak objektif, mengingat pengguna punya bias masing-masing yang mempengaruhi mereka dalam mengambil kesimpulan.

Disini kita hanya bisa mengambil kesimpulan sementara.

Yang bisa mimin disimpulkan disini misalnya terkait “Apakah komentar emoji bisa menghalangi trending?”, mimin bisa bilang hal ini kemungkinan besar adalah salah. Ini karena trending di Youtube itu tidaklah mudah, dan banyak faktor penentu yang bisa menyebabkan video menjadi gagal trending.

Di blog ini sudah dibahas terkait faktor yang mempengaruhi trending di Youtube, kamu bisa baca untuk referensi lebih lanjut.

Jadi jika video tidak trending, tidak bisa langsung menyalahkan “komentar yang pakai emoji”, karena besar kemungkinan videonya memang tidak “lolos kriteria” untuk trending.

Sedangkan asumsi terkait “apakah komentar berisi emoji bisa memperlambat peningkatan viewers?”, ini juga sudah dibahas oleh akun BTS_billboard, bahwa pembekuan (freezing) views bisa terjadi karena youtube perlu memastikan apakah view tsbt benar dari manusia atau bukan.

Sekali lagi, walaupun hal ini tidak bisa dipastikan, tapi akun sebesar @BTS_billboard (lebih dari 1 juta pengikut), setidaknya bisa dipercaya untuk jadi referensi, dari pada akun kreator ecek-ecek yang bicara terkait hal ini tanpa sumber yang jelas.


Nah gaes, bagaimana penjelasan mimin? Apakah menjawab rasa penasaran kamu terkait pertanyaan “kenapa kita tidak boleh berkomentar di Youtube menggunakan emoticon?”

Lalu bagaimana jika ada viewer atau pengguna youtube yang fanatik memaksa kamu menghapus emoji yang kamu kirimkan dikolom komentar?

Yang bisa kamu lakukan adalah mengajak mereka diskusi, dan mungkin Kamu juga bisa kirimkan link tulisan ini ke-mereka untuk tambahan referensi.

Atau jika kamu tipe yang tidak mau ribet, mungkin ya turutin permintaan mereka. Hidup jangan dipersulit, dari pada emosi karena pengguna yang entah “tidak tau” atau sengaja nge-“troll”, lebih baik ambil jalan singkat dengan menuruti kemauan mereka. Toh menghapus atau mengedit komentar cuma butuh waktu beberapa detik kok.


Demikian artikel mimin kali ini, semoga artikel ini bisa membantu ya. Jika informasi yang mimin share kurang tepat, silahkan dikoreksi dan jangan sungkan untuk memberikan saran di kolom komentar.

Terimakasih.

Tinggalkan Balasan