Instagram stories [snapgram] adalah….baca semua hal terkait snapgram disini.

Pada pertengahan 2016 lalu Instagram meluncurkan fitur barunya, yaitu Instagram Stories. Langkah yang diambil Instagram ini sempat membuat heboh para pengguna media sosial karena fitur ini sangat mirip dengan fitur Stories di Snapchat.

Sekilas mengenai Snapchat. Media sosial dengan logo hantu ini memungkinkan penggunanya untuk saling berkirim foto dan video yang kemudian akan terhapus secara otomatis dalam beberapa detik. Foto atau video tersebut dapat ditambahkan teks atau coretan-coretan lain.

Di dalam Snapchat, foto atau video ini disebut snap. Untuk dapat saling berkirim snap, pengguna harus berteman lebih dulu di Snapchat. Lamanya snap berada di chatroom sebelum terhapus dapat ditentukan oleh pengirim snap.

Fitur Stories yang diusung Instagram, yang oleh beberapa orang disebut snapgram, tidak berbeda jauh. Hanya saja di Instagram pengguna dapat melihat stories siapapun tanpa harus follow terlebih dahulu, asalkan akun pengguna tersebut tidak di-set private.

Meskipun fitur ini bukanlah “ide original” Instagram, media sosial ini tetap digemari penggunanya. Menurut Instagram, pengguna Instagram Stories kini mencapai lebih dari 200 juta pengguna setiap harinya dalam 9 bulan setelah peluncurannya. Jumlah ini telah melebihi jumlah pengguna Snapchat per harinya.

Lalu bagaimana cara pakai Instagram Stories [snapgram] ?

Bagi pengguna yang gemar menata feed Instagram-nya dengan tema atau pola tertentu, Instagram Stories memberikan kemungkinan membagikan momen dari aktivitas sehari-hari tanpa perlu khawatir foto atau video tersebut akan ‘menodai’ feed. Karena akan hilang dalam 24 jam, kita pun dapat meng-upload stories sebanyak-banyaknya.

A. Cara Membuat Instagram Stories

1. Setelah login Instagram, kita dapat menuju halaman Stories dengan beberapa cara: tap ikon kamera pada sudut kiri atas atau swipe ke kanan pada halaman Home.

Menuju Halaman Instagram Stories Melalui Tap Ikon Kamera

Menuju Halaman Instagram Stories Melalui Swipe

2. Pada halaman Stories, kita akan menemukan beberapa ikon dan menu.

  • Ikon roda gir, untuk memberikan beberapa pengaturan pada story kita.
  • Ikon panah ke kanan, untuk kembali ke Home
  • Ikon flash, untuk mengaktifkan maupun menon-aktifkan flash.
  • Ikon lingkaran putih, untuk memulai mengambil gambar.
  • Ikon sepasang panah dalam posisi melingkar, untuk mengubah kamera yang aktif, depan atau belakang.

  • Menu Live. Melalui menu ini, kita dapat menampilkan story secara langsung pada saat kita merekamnya. Setelah live story diakhiri, story-nya tidak akan tersimpan di Instagram.
  • Menu Normal. Menu ini untuk mengambil foto atau video. Tap lingkaran putih maka kita mengambil foto. Jika kita menekan lingkaran putih cukup lama, maka kamera akan merekam video. Saat merekam video, akan muncul garis warna di sekeliling lingkaran putih.
  • Menu Boomerang. Dengan menggunakan boomerang, kita dapat memberikan efek loop pada video yang kita ambil dimana satu video akan berulang beberapa kali.
  • Menu Hands-Free. Menu ini memungkinkan kita untuk mengambil video hanya dengan menge-tap lingkaran putih, tanpa perlu menahannya. Dengan demikian, jemari lebih bebas bergerak.

3. Pilihlah menu yang sesuai dengan jenis video yang ingin kita upload atau cara pengambilan gambarnya.

Selain dengan mengambil gambar secara langsung, untuk membuat story dapat juga kita lakukan dengan meng-upload gambar atau video yang sudah ada di galeri. Caranya dengan swipe layar ke atas. Foto yang ada di galeri akan muncul berjajar di bagian bawah. Tinggal kita pilih mana yang hendak kita upload.

Foto dan video yang bisa di-upload menjadi story hanya yang diambil dalam 24 jam terakhir.

3. Setelah mendapatkan foto atau video yang diinginkan, kita akan diarahkan ke tampilan editor. Di sini kita dapat mengedit story menggunakan beberapa ikon yang ada di kanan atas.

  • Ikon yang paling kiri adalah ikon stiker, digunakan untuk menambahkan stiker serta informasi lokasi dan suhu. Cukup dengan tap pada pilihan stiker yang diinginkan. Stiker dapat diperbesar, diperkecil, diubah arahnya, maupun dipindah tempatkan. Bila kita berubah pikiran dan ingin menghapus stiker tersebut, cukup geser stiker kemudian akan muncul ikon tempat sampah. Geser stiker ke ikon tersebut.
  • Ikon yang berada di tengah digunakan untuk menambahkan coretan. Terdapat 3 pilihan alat coret yang dapat digunakan. Selain itu, kita juga dapat memilih warna dan ketebalan garis yang diinginkan menggunakan ikon di kiri bawah. Bila ingin menghapus coretan, tap Undo di kiri atas. Bila sudah selesai menambahkan coretan, tap Done di kanan atas.
  • Ikon paling kanan digunakan untuk menambahkan teks. Kita dapat menentukan ukuran huruf dan warna yang diinginkan. Tap ikon A dalam kotak pada bagian atas bila ingin teks kita ber-highlight. Warna highlight juga dapat kita tentukan dari pilihan yang ada. Selain teks, kita juga dapat me-mention pengguna lain melalui ikon ini. Cukup ketik “@” diikuti nama akun yang ingin di-mention maka daftar nama pengguna yang kita ikuti akan muncul. Jangan lupa untuk tap Done bila sudah selesai, jika tidak teks akan hilang.

Sama seperti stiker, untuk menghapus teks, geser teks ke ikon tempat sampah yang muncul. Teks juga dapat diatur ukurannya, diputar, maupun dipindah posisinya.

Selain ketiga pilihan editing tersebut, kita juga dapat menambahkan filter. Cara Instagram memasukkan opsi ini cukup unik karena bukan dengan ikon atau menu yang kasat mata. Yang perlu kita lakukan adalah swipe ke kanan atau ke kiri maka alternatif filter yang ada akan teraplikasikan pada story.

4. Selesai mengedit, kita diberikan beberapa pilihan tindakan selanjutnya:

  • Membatalkan story dan menghapusnya. Tap Cancel. Kita akan diberikan pilihan apakah ingin menghapus story atau menyimpannya. Tap di luar kotak dialog jika berubah pikiran dan tetap ingin melanjutkan story.
  • Menyimpan story ke galeri, tap ikon panah ke bawah dengan keterangan save.
  • Membagikan story, tap ikon + dalam lingkaran dengan keterangan your story.
  • Mengirimkan story melalui Instagram Direct, tap ikon panah ke kanan.

5. Tampilan story yang telah kita buat.

Berbeda dengan Instagram Feed dimana terdapat fitur like dan komentar, pada Instagram Stories keduanya tidak tersedia. Namun pengguna masih dapat memberikan komentar dalam bentuk pesan pribadi pada pemilik story melalui Instagram Direct. Pemilik story juga dapat mengetahui berapa dan siapa yang melihat story-nya.

B. Cara Mengetahui Siapa yang Melihat Instagram Stories

Untuk melihat siapa saja yang sudah melihat story kita, caranya cukup mudah.

1. Buka story kita

2. Pada bagian bawah akan tampak ikon mata dan angka. Angka tersebut adalah jumlah viewer story.

3. Swipe ke atas pada tampilan story atau tap ikon mata tersebut. Akan muncul jumlah dan daftar akun yang melihat story kita.

C. Cara Mengatur Siapa yang Dapat Melihat Story Kita

Kita dapat menyembunyikan story dari orang-orang tertentu yang kita inginkan. Caranya:

1. Masuk ke pengaturan story. Ini dapat kita lakukan dengan 3 cara:

  • Tap 3 titik berturut pada kanan atas halaman profil. Lalu scroll ke bawah hingga menemukan menu Account dan submenu Story Settings. Tap submenu tersebut.
  • Pada saat membuat story, tap ikon roda gir di kiri atas.
  • Setelah story dibagikan, tap story dan tap 3 titik berturut di kanan bawah.

2. Tap pada 0 People di bawah Hide Story From

3. Pilih akun-akun yang tidak kita inginkan untuk melihat story kita. Kemudian tap tanda cek di kanan atas.

4. Tap Done. Tampilannya akan seperti ini.

Pada pengaturan ini kita juga dapat memilih siapa saja yang bisa mengomentari story .

D. Cara Mengatur Story siapa saja yang Ingin Kita Lihat

Jika kita tidak ingin melihat story seseorang pada bagian atas feed, kita dapat menyingkirkannya atau istilah yang digunakan adalah mute. Caranya:

1. Tap dan tahan foto profil orang yang story-nya ingin kita mute.

2. Akan muncul pilihan View Profile dan pilih Mute [nama akun]’s Story.

Untuk kembali memunculkan story-nya, ulangi langkah di atas dan pilih Unmute [nama akun]’s Story . Story yang kita mute tetap akan muncul pada bagian atas feed, tapi di urutan paling akhir. Foto profilnya tidak akan dikelilingi cincin warna dan tidak akan otomatis terputar saat kita sedang menonton stories.

Baca disini mengenai ” Cara menyembunyikan (mute) dan unmute Instagram Stories seseorang” untuk penjelasan lebih detail.

Demikian informasi seputar Instagram Stories dan penggunaannya. Selamat berbagi kisah mengenai aktivitas sehari-hari!

siecasper

Seorang pecandu kata-kata yang gemar jalan-jalan

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *