7 Browser Terbaik untuk Android

  • Post author:Penulis:
  • Post published:Dipublish : Maret 13, 2020
  • Post category:Topik : Internet

Banyaknya aplikasi browser yang bermunculan terkadang membuat bingung para penggunanya. Mereka tak sepenuhnya mengetahui apa saja fitur-fitur dan kelebihan atau kekurangan yang dimiliki oleh browser-browser tersebut.

Oleh karena itu, disini aku mencoba mengulas beberapa browser terbaik yang bisa dipakai di ponsel android kamu.

Disini akan dijelaskan cukup detail dengan harapan kamu bisa lebih mudah memilih browser sesuai dengan kebutuhanmu saat ini.

Disini akan aku urutkan sesuai dengan ukuran aplikasinya, mulai dari yang paling berat hingga yang paling ringan. Silahkan simak pembahasannya berikut ini.

1. Browser Edge

Microsoft Edge aku tempatkan di urutan pertama karena ukuran aplikasi ini dapat dikatakan cukup besar, yaitu lebih dari 82 MB. Ukuran aplikasi yang sebesar itu kurang cocok untuk HP yang memiliki spesifikasi rendah.

Antarmuka Microsoft Edge

Microsoft Edge dikenal sebagai peramban dengan antarmuka yang hampir sama dengan Chrome. Ketika pertamakali membuka Edge, kamu akan mendapati antarmuka yang dilengkapi dengan searching bar, popular weblist, dan Microsoft news yang menyajikan berita-berita terpopuler.

Meskipun ukuran aplikasi ini cukup besar, namun kamu tidak akan kecewa. Kecepatan loading halaman ketika kamu mengakses situs tertentu dapat dikatakan cepat.

Mengenai masalah fitur, Edge memiliki berbagai fitur yang mendukung aktivitas kamu selama berselancar di internet.

Beberapa fitur yang dianggap menonjol dan jarang disematkan di browser lainnya yaitu adanya fitur seperti kemampuan untuk scan QR Code untuk melakukan pencarian. Fitur ini bisa kamu dapatkan di halaman utama Edge.

Fitur lainnya yaitu fitur reading view. Dengan fitur reading view, ketika kamu ingin membaca artikel dari sebuah situs maka tampilan web akan menjadi lebih bersih dan hanya terfokus ke artikelnya saja sehingga kamu nyaman membacanya.

Saat kamu ingin berselancar di internet, kamu bisa memilih mesin pencari yang ingin kamu gunakan. Tak hanya Google, kamu disuguhkan mesin pencari lainnya yaitu Bing, Yahoo, atau DuckDuckGo.

Adanya fitur Automatic translate, dan adblocker yang kuat (jika kamu mengaktifkannya) yang dimiliki Edge akan semakin menambah kenyamanan kamu dalam menggunakan peramban yang satu ini.

Jika kamu khawatir masalah keamanan, Edge memiliki fitur “Jangan Lacak” yang bisa kamu aktifkan untuk melindungi kamu dari tracker yang berkeliaran di internet.

Fitur  tab “InPrivate” mode yang dimiliki Edge juga akan membuat kamu merasa aman. Karena ketika kamu menutup tab tersebut maka secara otomatis semua riwayat, cookie, cache, dan file temporer akan terhapus dan tidak akan disimpan di perangkat.

Untuk urusan tampilan, Edge hanya menyediakan tiga jenis mode tampilan yang bisa kamu ubah sesuai keinginan. Tiga jenis mode tersebut yaitu mode default, gelap, dan terang. Kamu belum bisa mengubah tampilan Edge secara pribadi.

2. Browser Chrome 

Tidak asing lagi dengan salah satu produk besutan Google, Inc yang satu ini. Chrome browser bahkan sudah menjadi aplikasi default di banyak ponsel android. Maka tak heran jika browser yang satu ini penggunanya terus mengalami peningkatan.

Antarmuka Chrome Browser

Bagaimana tidak, Chrome saat ini sudah mencapai lebih dari 5 Milyar download. Hal ini sudah cukup membuktikan eksistensi Chrome sebagai salah satu peramban terbaik untuk ponsel android.

Dengan ukuran aplikasi lebih dari 55 MB, Chrome dapat mengakses internet dengan lebih cepat, hemat kuota, dan tentunya aman.

Chrome memiliki tampilan halaman utama yang sederhana. Saat pertama kali membuka browser, kamu akan menemukan searching bar dan news page yang terletak tepat dibawah searching bar. Namun jika kamu tidak ingin melihatya, kamu bisa menyembunyikannya.

Bagaimana dengan kecepatan aksesnya? Chrome merupakan salah satu peramban yang dapat dikatakan memiliki tingkat kecepatan yang tinggi dalam urusan pemuatan halaman dan proses download.

Saat kamu sedang mengunjungi situs dalam bahasa asing, Chrome dapat menerjemahkannya kedalam bahasa Indonesia secara otomatis. Jika kamu ingin membaca secara offline, Chrome juga dapat mendownload situs untuk dibaca secara offline kapan saja, dimana saja.

Jika kamu tidak ingin menghabiskan banyak kuota, kamu bisa menggunakan mode ringan saat melakukan penjelajahan. Kamu juga bisa memantau penggunaan data yang telah kamu habiskan dengan Chrome.

Masalah keamanan? Tenang. Chrome dilengkapi dengan fitur safe browsing yang menjaga kemanan ponsel kamu dengan menampilkan notifikasi saat kamu mungkin membuka atau mendownload file atau situs berbahaya.

Fitur “Jangan Lacak” yang dimiliki Chrome juga dapat melindungi kamu dari tracker jika kamu mengaktifkannya.

Chrome juga dilengkapi dengan setelan situs yang bisa kamu setting sesuai kebutuhan. Disana kamu bisa menentukann apakah sebuah situs yang kamu kunjungi akan kamu beri izin untuk mengaktifkan cookie, lokasi, kamera, mikrofon, sensor gerakan, popup atau pengalihan.

Jika kamu merasa bosan dengan tampilan Chrome, kamu bisa mengubahnya dengan tampilan lain yang disediakan. Sayangnya Chrome hanya menyediakan tiga mode tampilan yang bisa kamu gunakan, yaitu default, terang, dan gelap.

3. Browser Firefox

Firefox menjadi urutan ketiga sebagai peramban dengan ukuran aplikasi terbesar pada artikel kali ini. Firefox yang memiliki ukuran aplikasi lebih dari 50 MB ini disebut sebut sebagai pesaing Chrome. Bagaimana menurutmu?

Antarmuka Firefox Browser

Dibandigkan Chrome, Firefox memiliki keunggulan yang tidak dimiliki oleh Chrome. Firefox menyediakan banyak addons yang siap kamu gunakan.

Layaknya peramban pada umumnya, Firefox memiliki tampilan awal yang dapat dikatakan bersih dan simpel. Terdapat beberapa alternatif situs populer yang muncul di halaman awal firefox, tepat berada dibawah searching bar.

Firefox disebut-sebut menjadi peramban yang aman dengan kontrol privasi dan perlindungan pelacakan yang secara otomatis memblokir situs yang mencoba melacak aktivitas browsing.

Fitur dasar seperti multi-tab yang bisa digunakan untuk melakukan pencarian dengan banyak tab dalam satu waktu serta dukungan tab dengan mode aman/private browsing juga tersedia di peramban yang satu ini.

Untuk urusan kecepatan, menurut aku Firefox termasuk browser yang cukup cepat. Firefox cukup cepat untuk urusan searching, download, maupun upload.

Di Firefox, aku tidak menemukan fitur pemblokir iklan atau adblocker yang biasa disematkan pada sebagian besar browser saat ini. Untuk mengetahui lebih detailnya, kamu bisa mencobanya.

4. Browser Dolphin

Dolphin menjadi salah satu peramban yang menurut aku bagus, baik performanya maupun fitur-fiturnya. Ukuran aplikasinya pun tidak terlalu besar, hanya sekitar 25 MB saja.

Antarmuka Dolphin browser

Ketika kamu pertamakali membuka peramban yang satu ini, kamu akan melihat halaman antarmuka yang terkesan rapih. Ada banyak situs web populer yang tersedia dihalaman awal dan siap untuk kamu akses dengan cepat.

Dolphin browser memiliki User Interface (UI) yang sangat friendly. Ada banyak fitur yang disediakan Dolphin untuk memberikan kenyamanan pengguna saat menghabiskan waktu di browser yang satu ini.

Salah satu fitur yang menjadi daya tarik adalah fitur tema. Yap, Dolphin mengizinkan kamu untuk mengubah-ubah tampilan tema browser kamu sendiri.

Dolphin menyediakan theme store dengan banyak kategori tema yang bisa kamu pilih. Jika kamu enggan memilih tema di theme store, kamu juga bisa melakukan kostumisasi sendiri sesuai dengan keinginan kamu.

Ini dia tampilan kategori tema yang bisa kamu pilih dengan bebas. Aku juga sudah mencoba untuk mengubah tampilan antar muka Dolphin dengan salah satu tema berikut.

Fitur lainnya yang sangat menarik perhatian adalah fitur gesture & sonar. Gesture memungkinkan kamu untuk membuat daftar gerakan jari untuk mengakses ke sebuah situs tertentu.

Misalnya kamu ingin mengakses situs Youtube, maka kamu hanya perlu menulis huruf Y dilayar untuk mengakses situs tersebut. Kamu bisa mengatur atau menambahkan gesture lainnya di pengaturan.

Sedangkan fitur sonar memungkinkan kamu untuk  melakukan pencarian, membagikan, menyimpan tautan, dan lainnya hanya dengan perintah suara. Jadi, Dolphin dapat menangkap suaramu untuk menjalankan perintah. Ini dapat dikatakan serupa dengan google voice.

Ini tampilan pengaturan untuk mengatur fitur gesture yang ada di Dolphin. Kamu bisa membuat sendir pola yang kamu inginkan.

Fitur gesture dan sonar yang terdapat pada Dolphin Browser
Fitur gesture di dolphin

Masih belum puas dengan fitur-fitur tersebut? Tenang, Dolphin masih memiliki fitur lainnya, seperti fitur backup and restore.

Kamu bisa melakukan backup dan restore atas semua datamu yang ada di Dolphin, baik itu data pengaturan, penanda, data web, dan lainnya.

Soal keamanan? Dolphin memungkinkan kamu untuk mengatur sendiri pengaturan yang terkait dengan privasi kamu. Kamu bisa mengaktifkan atau menonaktifkan lokasi, ingat kata sandi dan formulir, peringatan keamanan otomatis, dan adblock.

Kamu juga bisa mengaktifkan ‘pengaturan keluar’ yang memungkinkan kamu untuk mengaktifkan fitur ‘bersihkan riwayat, cache, maupun cookie’ . Jika kamu mengaktifkannya, maka ketika kamu sudah selesai menggunakan Dolphin dan ingin keluar aplikasi, semua data riwayat, cache, dan cookie kamu akan terhapus secara otomatis.

Fitur dasar seperti night mode, incognito mode, desktop mode, dan no image mode juga tersedia dan siap untuk kamu gunakan. Masih banyak fitur lain yang dimiliki oleh Dolphin. Tentunya tidak semua fitur bisa dibahas disini ya.

Jika kamu bertanya soal kecepatan? Jangan diragukan. Menurut aku, Dolphin menjadi salah satu browser yang cepat untuk urusan loading page, upload, maupun download. Kalau penasaran silahkan dicoba sekarang juga.

5. Browser Opera Mini

Pasti kalian sudah familiar dengan browser yang satu ini. Opera mini menjadi salah satu browser yang aku rekomendasikan buat kamu. Aplikasi yang hanya berukuran sekitar 12 MB ini menjadi aplikasi piihan jika kamu ingin mencari browser yang cepat.

Antarmuka Opera Browser

Fitur multi tab yang terkesan dinamis dengan model swipe membuat berselancar makin interaktif. Kamu bisa membuka banyak tab sekaligus untuk melakukan pencarian.

Jika kamu suka membaca sebuah situs, tak ada salahnya kamu menyimpan halaman tersebut untuk dibaca offline. Opera bisa melakukannya. Kamu bisa mengunduh secara full terhadap situs yang ingin kamu baca offline.

Selama berselancar di internet, kamu tidak perlu khawatir akan habisnya kuota data yang kamu gunakan. Opera mini menyediakan fitur penghitung data yang memungkinkan kamu untuk memantau penggunaan data yang berhasil dihemat oleh Opera Mini.

Oh ya, kamu juga bisa melakukan pencarian dengan menggunakan QR Code lho. Jadi jika kamu memiliki QR Code untuk masuk ke situs tertentu, kamu bisa melakukan scanning QR Code untuk mengakses situs tersebut.

Jika kamu bertanya mengenai kenyamanan, Opera Mini menyediakan fitur Adblocker yang akan memblokir iklan mengganggu sehingga kamu tetap nyaman saat berselancar di internet.

Salah satu fitur Opera Mini yang menurut aku berbeda dari browser lainnya yaitu fitur berbagi file. Yap. Opera Mini bisa kamu gunakan untuk berbagi file kesesama pengguna Opera Mini dengan menggunakan QR Code.

Untuk urusan tampilan, Opera Mini mengizinkan kamu untuk mengubah warna tampilan dengan warna yang tersedia. Ada enam warna yang tersedia dan kamu bisa memilihnya sesuai keinginan.

Fitur ‘tampilan malam’ juga tersedia di Opera Mini. Tetapi hanya meredupkan kecerahan layar, bukan seperti mode malam pada umumnya yang ada di browser lainnya.

Jika kamu pertamakali membuka Opera Mini, maka kamu akan melihat antarmuka yang lumayan ramai. Karena tak hanya menyediakan searching bar dihalaman awal aplikasi, namun juga menampilkan berita-berita yang sedang viral.

Tapi tenang, jika kamu tidak membutuhkannya kamu bisa menonaktifkannya di pengaturan.

Untuk urusan kecepatan, Opera Mini termasuk cepat dalam memuat halaman web, download, maupun upload. Jadi kamu tidak perlu khawatir untuk masalah kecepatan.

6. Browser DuckDuckGo

Dari segi tampilan, DuckDuckGo terlihat sangat sederhana dan minim fitur. Tapi jangan salah, DuckDuckGo termasuk browser terbaik dan teraman untuk kamu.

DuckDuckGo menjanjikan keamanan privasi kamu selama berselancar karena sesuai dengan slogannya yaitu “The search engine that doesn’t track you”.

Antarmuka DuckDuckGo Browser

Kamu membutuhkan keamanan privasi pribadi yang tinggi? DuckDuckGo tepat buat kamu. Selama penjelajahan, kamu akan dilindungi dari para trackers atau pelacak, situs dipastikan ter-enkripsi sehingga aman saat diakses, pencarian pribadi yang menjanjikan keamanan, dan lainnya.

Layaknya browser pada umumnya, DuckDuckGo juga menyediakan fitur multi tab, bookmark, desktop mode, light time mode, dan fitur pembersih data otomatis.

Selain jaminan privasi dan fitur dasar yang disematkan DuckDuckGo, ada fitur lain yang membuat browser ini berbeda dengan yang lainnya.

Saat kamu berselancar di internet, hasil pencarian tidak akan dibagi menjadi beberapa halaman. Kamu hanya perlu scroll down untuk menemukan apa yang kamu cari tanpa perlu membuka halaman selanjutnya.

Selain itu, dengan mengetikkan kata kunci atau ‘rumus’ tertentu kamu bisa mendapatkan fitur stopwatch, password generator, cek status website, mencari informasi spesifik, membuat judul dengan penulisan huruf yang benar, kalkulator penghitung pinjaman, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Untuk kecepatan, DuckDuckGo cukup cepat untuk berselancar di internet. Sehingga tidak perlu khawatir. Silakan download sekarang jika kamu ingin menikmati fitur-fiturnya.

7.Via Browser

Butuh browser super ringan namun memiliki fitur yang lengkap? Via Browser jawabannya. Browser yang satu ini tidak akan memakan banyak memori HP kamu. Via Browser hanya memiliki ukuran aplikasi tidak lebih dari 1 MB.

Meskipun ukuran aplikasinya sangat kecil, buka berarti Via memiliki minim fitur. Sebagai aplikasi browser seperti pada umumnya, Via memiliki fitur dasar seperti multi tab, terjemah otomatis, bookmark, adblocker, night mode, desktop mode, dan incognito mode.

Antarmuka Via Browser

Selain itu, jika kamu membutuhkan keamanan yang lebih, Via menyediakan fitur seperti mode jangan lacak dan akses lokasi yang bisa kamu aktifkan atau nonaktifkan sesuai kebutuhan.

Jika kamu sudah selesai menggunakan Via, secara otomatis Via akan menghapus data kamu berupa cache, form data, penyimpanan web, dan cookie. Tapi perlu kamu aktifkan fitur ini terlebih dahulu di pengaturan.

Selain ringan, browser yang satu ini tidak akan membosankan jika kamu harus menghabiskan banyak waktu didalamnya. Tampilan Via bisa kamu ubah sesuka hati.

Kamu bisa mengubah logo, latar belakang, dan gaya tampilan sesuai dengan yang kamu inginkan. Jadi kamu tidak akan bosan menggunakan Via jika kamu bisa mengubah-ubah tampilannya sesuai keinginan.

Gambar dibawah ini adalah salah satu contoh tampilan Via Browser yang sudah aku kostumisasi.

Tampilan Via browser setelah kustomisasi tema
Tampilan Via browser setelah kustomisasi tema

Bagaimana? Lebih menarik ya? Tak hanya aplikasinya yang ringan, tampilan yang simpel, dan fitur yang lengkap, Via juga menjanjikan kecepatan dalam memuat halaman situs. Jadi kamu tak perlu khawatir mengenai kecepatan aksesnya.


Itulah beberapa rekomendasi browser terbaik yang dibahas kali ini. Dari ketujuh browser yang aku rekomendasikan, aku paling rekomen untuk browser Via dan Dolphin. Tetapi ini hanya pendapat ku saja.

Mengapa aku merekomendasikan Via dan Dolphin? Karena selain aplikasnya yang tergolong ringan, fitur yang oke, namun juga kecepatan akses, download, maupun upload yang mantap.

Mungkin kamu memilki jagoan lain selain kedua browser yang aku rekomen tersebut. Apa browser yang kamu jagokan? Silahkan sharing di kolom komentar.

ariskisaputri

Halo! Saya Ariski. Menyukai hal-hal yang berkaitan dengan Computer and Tech. Ada yang sama? Let's to discuss :) My email: [email protected]

Tinggalkan Balasan