Cara menggunakan Google Maps secara offline

Terbit

Diperbarui

Google Maps merupakan aplikasi pemetaan web yang sangat populer. Ada berbagai macam layanan yang dimilikinya – seperti citra satelit, panorama 360°, peta jalan, kondisi lalu lintas, serta perencanaan rute perjalanan (jalan kaki, motor, mobil, sepeda, dan transportasi umum).

Layanan perencanaan rute perjalanan merupakan layanan yang paling sering digunakan pengguna HP karena memudahkan mobilitas. Namun, tahukah kamu kalau Google Maps bisa digunakan secara offline? Ada dua cara menggunakan peta Google Maps secara offline.

  • Mengunduh/menyimpan lokasi di Google Maps untuk digunakan dalam merencanakan rute perjalanan secara offline.
  • Mengunduh/menyimpan peta Google Maps ke gambar (JPG atau PNG).

Cara mengunduh dan menggunakan peta Google Maps secara offline

Mungkin kamu bertanya-tanya untuk apa mengunduh dan menggunakan peta Google Maps secara offline?

Untuk menjawabnya, coba bayangkan, kamu tengah melakukan perjalanan ke sebuah wilayah yang jaringan internet tidak bagus. Pasti kamu akan kesulitan mengakses Google Maps.

Jika kamu sudah mengunduh peta Google Maps offline sebelumnya, maka kamu akan tetap bisa menggunakan aplikasi tersebut seperti biasa. Bedanya, layanan yang membutuhkan akses internet akan kehilangan fungsinya.

Bagaimana cara menggunakan peta Google Maps secara offline? Ikuti langkah-langkahnya berikut ini.

I. Unduh Google Maps offline

1. ‌Buka aplikasi Google Maps, klik tiga strip di pojok kiri atas, cari Peta Offline.

2. ‌Kamu klik Pilih Peta Anda Sendiri.

3. ‌Disitu, kamu bisa memilih dan memperbesar/memperkecil lokasi peta offline yang mau kamu unduh. Ukurannya bermacam-macam – makin kompleks dan luas, makin besar ukurannya. Jadi, persiapkan kuota internet yang memadai.

Catatan: jika kamu berada di luar wilayah lokasi yang diunduh, maka kamu tidak bisa menggunakan Google Maps offline.

4. ‌Jika sudah yakin dengan lokasi peta offline pilihanmu, maka kamu bisa klik Download. Peta offline kamu sudah otomatis tersimpan.

II. Cara menggunakan Google Maps offline

Sewaktu kamu mengunduh peta offline, maka aplikasi Google Maps masih terhubung dengan jaringan internet. Jadi, hal yang harus kamu lakukan adalah memutusnya.

5. ‌Buka lagi aplikasi Google Maps, klik tiga strip di pojok kiri atas, cari Hanya WiFi.

Jika fitur ini aktif, maka aplikasi Google Maps secara otomatis terputus dari jaringan internet smartphone, dan baru tersambung kembali saat ada WiFi. Itupun kalau kamu menggunakan WiFi sebagai sumber jaringan internet.

Cara menyimpan peta Google Maps dalam bentuk gambar JPG atau PNG

Apakah mengunduh peta Google Maps secara offline sama dengan mengunduh peta Google Maps dalam format JPG atau PNG? Tidak. Kedua-duanya berbeda satu sama lain.

Jika mengunduh dan menggunakan peta Google Maps secara offline, kamu masih bisa menggunakan aplikasi Google Maps dan membuat rute perjalanan. Sedangkan, jika kamu menyimpan Google Maps dalam bentuk gambar, maka kamu hanya bisa menggunakannya untuk kebutuhan lain.

Salah satu contohnya untuk digunakan pada desain-desain grafis – membuat peta di sebuah undangan pernikahan, misalnya. Sehingga, kamu tidak perlu repot-repot lagi membuat peta secara manual.

I. Simpan Google Maps dengan cara screenshoot

Kamu bisa menyimpan peta Google Maps ke JPG dengan cara screenshot lokasi yang diinginkan di HP atau komputer. Namun, kualitas gambar yang dihasilkan kurang mumpuni, sehingga akan pecah jika diperbesar.

Jadi, bila kamu memerlukan gambar beresolusi tinggi, sebaiknya cara tersebut tidak digunakan. Untuk mendapatkannya, silakan ikuti langkah-langkah berikut ini.

II. Simpan gambar Google Maps dengan MyMaps

  1. Buka Google Chrome, lalu ketik di kolom address www.google.com/mymaps.

2. Buat peta baru dengan cara klik tombol Plus yang ada di pojok kanan bawah atau klik garis tiga di pojok kiri atas lalu buat peta baru.

3. Jika sudah, silakan memilih lokasi di peta yang mau digunakan dengan mengetikkan alamat di kolom pencarian. Dalam contoh, kupakai alamat Rejoinangun, Kalongan, Yogyakarta.

4. ‌Klik ikon balon di bawah kolom pencarian untuk menandai lokasi, lalu beri nama lokasinya.

5. Ikon balon itu bisa diubah dengan ikon dan warna yang lain. Misalnya, ikon rumah makan dan warna ungu. Untuk menyetelnya, klik ikon gelas dituang dan setel sesuai keinginan.

6. Jika sudah siap, ubah mode Chrome menjadi situs dekstop. Klik pojok kanan atas, cari dan checklist situs dekstop. Habis itu, klik ikon tiga titik di pojok kanan atas di dalam box, lalu pilih cetak peta.

7. Tinggal kamu atur setelan hasil gambar petanya, format PDF atau gambar.

III. Simpan gambar Google Maps di laptop/pc lewat add on chrome

1. Buka browser Google Chrome, klik tiga garis di pojok kanan atas, cari Alat Lainnya, cari Ekstensi.

2. Scroll ke bagian paling bawah, klik Dapatkan Ekstensi Lainnya.


3. Pada kolom Chrome Web Store, ketik Screengrab.


4. Tambahkan ekstensi Screengrab ke Chrome.

5. Di Chrome, ketik di kolom address google.com/maps.
6. Di Google Maps, ketik di kolom daerah/wilayah yang ingin kamu jadikan gambar. Aku kasih contoh Jatiasih, misalnya. Terus klik Enter.
7. Klik Bagikan.

8. Pilih Sematkan Peta, lalu klik salin kode HTML.

9. Buka Notepad, lalu paste kode HTML, cari “Width” dan “Height”. Kamu atur ukuran ini sesuka kamu. Makin besar, ukuran gambar Maps Google akan makin besar juga.

10. Simpan kode HTML ini. Hal yang harus kamu lakukan adalah memberi tambahan ekstensi .html di bagian belakang nama file dan pada save as type kamu pilih all files.

11. Cari file HTML peta Google yang kamu simpan di Explore, terus klik kanan, dan cari Open With. Pilih browser Chrome.

12. Setelah terbuka, kamu klik ikon ekstensi Screengrab yang ada di pojok kanan atas. Pilih save complete page. Tunggu hingga muncul popup untuk save file.

13. Kamu bisa menyimpan file Google Maps gambar dengan nama apapun.

14. Selesai.

Demikianlah cara mengunduh dan menggunakan Google Maps secara offline dan cara menyimpannya menjadi gambar. Semoga bermanfaat![]

Detail Lainnya

Terbit:

Terakhir diperbarui:

Tulisan Lain Yang Mungkin Kamu Suka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *