Cara Menggunakan Marketplace di Facebook

 

Kamu suka jualan online? Terus kamu tipe netizen yang tak mau repot bikin website usaha sendiri atau menggunakan situs jual beli yang lagi naik daun buat posting jualan kamu? Wah, berarti kamu cocok nih pakai Marketplace Facebook.

Main Facebook sekarang bukan sekadar membagikan postingan-postingan buat seru-seruan saja. Facebook sekarang telah menjelma jadi pasar tak terbatas bagi para penggunanya untuk meluaskan usahanya. Hal ini tentunya sangat diperhatikan Facebook mengingat banyak sekali penggunanya yang menjadikan Facebook sebagai tempat jual beli. Karena sudah tidak sesuai lagi dengan algoritma atau perhitungan Facebook, maka dibuatlah wadah tersendiri untuk melakukan transaksi ekonomi.

Kamu tertarik untuk mulai bertransaksi melalui Marketplace Facebook? Yuk ikuti informasi selengkapnya dalam artikel saya kali ini. Jangan lupa dibagikan ya ke sesama netizen dalam lingkup pertemanan media sosial kamu.

Produk Yang Bisa Dijual Di Marketplace Facebook

Kamu tentu bertanya-tanya dalam lubuk hati terdalam tentang produk apa saja yang bisa dijual di marketplace Facebook, bukan?

Fitur Facebook yang mirip iklan baris di sejumlah marketplace ini menyediakan tempat untuk men-display produk-produk apa saja yang bisa dan mungkin dijual. Mau produk baru atau second. Mau dikirim lewat kurir atau COD (cash on delivery) alias ketemuan langsung bisa. Mulai dari kebutuhan rumah tangga, elektronik, aksesoris, pulsa, pelayanan jasa, hingga rumah dan kendaraan bermotor.

Karena punya tempat sendiri di HOME Facebook, kita jadi lebih mudah mencari produk yang dicari.

Mengakses Marketplace Facebook

Mudah sekali menemukan fitur ini diantara sekian banyak fitur yang dimiliki Facebook. Kamu bisa mengetikkan https://www.facebook.com/marketplace/ atau klik langsung ikon toko di HOME Facebook.

Postingan jualan di marketplace bisa diakses oleh netizen manapun. Meskipun ia sedang tidak login Facebook. Begitu akan memulai transaksi seperti membeli barang, kamu bisa langsung login dan berhubungan via chat messenger dengan penjualnya. Si penjual harus memiliki akun Facebook yang aktif agar mudah dihubungi.

Cara Membeli Produk Di Marketplace

Untuk mulai berbelanja di marketplace, kamu harus login terlebih dahulu. Kemudian, tap ikon toko di HOME.

Selanjutnya, kamu bisa langsung tap foto produk yang ingin kamu beli. Setelah itu, kamu bisa langsung menanyakan ketersediaan barang dengan meng-klik TANYA DETIL atau ASK FOR DETAIL. Ketika diklik, maka Facebook akan langsung mengirimkan pesan secara otomatis ke pemilik toko.

Pesan yang diterima oleh pemilik toko berbunyi:

Is this available?

Atau

Apakah ini tersedia?

Dari sini, selanjutnya kamu akan mulai melakukan proses transaksi seperti menawar harga, bertanya cara kirim, cara pembayaran, hingga proses akhir akan jadi membeli atau tidak.

Setiap kali kamu klik TANYA DETIL di berbagai postingan foto produk atau toko, maka kamu bisa melihat riwayatnya di dalam menu BELI.

Cara Memposting Jualan Di Marketplace

Selain melakukan pembelian, kamu juga bisa melakukan penjualan. Caranya sangat mudah dan bahkan kamu tidak selalu harus punya toko dulu.

  1. Tap ikon toko.
  2. Klik SELL atau JUAL.
  3. Pilih produk yang mau dijual. Apakah ITEMS FOR SALE (barang tertentu), VEHICLES FOR SALE (kendaraan), atau HOUSING FOR RENT/SALE (rumah untuk dijual atau disewakan).
  4. Ketika klik ITEMS FOR SALE, kamu harus mengisi form seperti di bawah ini.
  5. Tambahkan foto produk yang mau dijual, postingannya akan bersifat publik atau dibatasi, apa yang mau dijual, harga, kategori produk, lokasi tempat produk berada, detil produk, dan cara pengiriman.
  6. Setelah itu, klik NEXT. Kamu pun telah siap untuk meneruskan memposting produk jualan kamu di marketplace. Untuk melihat semua produk yang kamju jual, klik menu JUAL atau SELL.

Monetisasi Layanan Marketplace Facebook

Dilansir dari situs CNN Indonesia Bulan Juni lalu, Facebook akan meminta bayaran dari sejumlah pedagang di Marketplace jika ingin produk jualannya dipromosikan di NEWS FEED.

Besar biaya promosi tersebut tergantung pada para pedagang dan penentuan berapa lama iklan tersebut akan ditayangkan di News Feed. Selanjutnya, iklan akan terpasang secara otomatis di News Feed akun para pengguna (di atas 18 tahun) yang satu wilayah secara kode pos atau kelurahan.

Tidak hanya produk berupa barang, produk yang akan dipromosikan juga bisa berupa layanan jasa atau lowongan pekerjaan. Facebook menawarkan transaksi jual beli yang lebih cepat terjadi jika menggunakan media promosi ini.

Iklan tersebut akan dihentikan Facebook sesaat setelah produk tersebut habis terjual atau sold out/unavailable.

Lalu, bagaimana dengan  kamu? Apakah kamu tertarik bertransaksi jual beli melalui Marketplace Facebook? Saya rasa kamu harus coba supaya bisa menikmati keuntungan tambahan dari bermain Facebook.

ulfah

penulis artikel online, penulis buku-buku non fiksi, penulis novel, penulis skenario, guru ekskul menulis, penulis status media sosial dan anak rumah tangga wkwkwk hidup freelance writer!

This Post Has 15 Comments

  1. Avatar

    Mohon solusinya,,
    Setelah 3x peninjauan marketplace saya di suspend dan tidak bisa di gunakan kembali.
    Maupun meminta tinjauan ulang.
    Saya membuat akun fb baru untuk fb olshop,
    Namun di akun saya yang baru tidak ada dan tdk bisa mengakses marketplace.

    1. Avatar

      aku rasa ini ada hubungannya dengan pelanggaran kebijakan mas.. bisa cek ulang mungkin selama ini mas melakukan pelanggaran yang tidak di sengaja sehingga sampai disuspend..

      aku rasa menghindar dan buat akun baru bukan lah solusi…

  2. Avatar

    Sudah buat akun baru sampai beberapa kali tp tetep nggak bisa

    1. Avatar

      kalau di indonesia, aku rasa penggunaan marketplace fb belum bener2 berkembang mas.. aku kurang tau juga sih, tapi aku pribadi biasanya kalau belanja online ya di marketplace indonesia seperti toped, shopee, lazada, dll.. ga pernah cobain belanja di fb marketplace.. 🙂

      aku rasa untuk akun penjual harusnya jangan sembarang buat, karena harusnya, semakin lama dan bereputasi baik akun, semakin bagus kan?

    2. Avatar

      barusan aku coba akses marketplace, pake akun lama ku, bisa kok pas liat produk ataupun menjual sesuatu…..

  3. Avatar

    Akun FB baru TDK bisa meng akses marketplace Facebook.
    Yg bisa terhubung dgn marketplace Facebook akun yg SDH lama.
    Nah kategori lama nya ini yg blm saya fahami brp lama nya…

    1. Avatar

      bisa jadi sih mba.. aku rasa ini terkait sama masalah trust juga sih.. logikanya kalau akun lama yang udh belasan tahun dipake rutin, ga mungkin main2 sama akunnya, sedangkan akun baru bisa aja akun abal2 siap buang…

      btw, itu domainnya sudah expire kenapa masih di share mba?

  4. Avatar

    apakah iklan yg dipasang dimarketplace akan muncul di beranda fb pribadi?

    1. Avatar

      kurang tau aku mas.. di coba ae.. kalau muncul bisa dihapus aja ntar kan 😀

  5. Avatar

    nah itu mas nya kalau masang gimana?

    1. Avatar

      itu penulisnya yang masang mas ..hehehe.. aku belum pernah coba masang sih..

      maafkan aku :D… kurang kompeten sebagai admin…

  6. Avatar

    aku punya 3 akun fb, 2 akun sudah ada marketplace sedangkan 1 akun belum
    padahal yg 1 akun itu sebenarnya lebih lama umurnya (bikin tahun 2012/2013 kyknya) dibandingkan dgn salah 1 akun ku yg sudah punya marketplace. Sepertinya fb bukan hanya melihat umur akun nya saja, tetapi frekuensi pemakaian akun nya juga termasuk. Soalnya frekuensi pemakaian akun ku yg belum dapat marketplace memang lebih rendah jika dibandingkan dengan 2 akun yg sudah dapat marketplace.
    sekian
    cmiiw

    1. Avatar

      bisa jadi mas…. pastinya aku juga kurang tau.. tapi aku rasa memang ada faktor trust nya tadi, semakin lama dan semakin rutin akun dipakai, semakin bisa dipercaya akunnya harusnya…

  7. Avatar

    Bodoh amat saya di nonatifkan. Buat 10 fb dengan Nama yg sama. Nonatifkan juga.. Buat lgi gak ada marketplace.. Huf

    1. Avatar

      kenapa sampe buat 10 fb gitu mas? aku aja fb lama, satu aja cukup, ada kok marketplace nya,.. menurutku semakin lama dipakai fb justru smakin bisa dipercaya.. itu kenapa fitur marketplace yang berkaitan dengan keuangan (jual-beli) harusnya didapat dengan mudah untuk akun2 lama yang sering dipakai, karena ini mnunjukkan akun tsbt adalah akun real bukan akun dummy yang bisa dibuang sewaktu2.. justru dengan bikin 10 akun malah mencurigakan..

Tinggalkan Balasan