Begini Nih Cara Mengetahui Fake Account di Facebook Supaya Tak Mudah Tertipu

Fake account. Akun palsu begitu banyak bertebaran di berbagai medsos land. Tak terkecuali, Facebook yang terkenal dengan sistem keamanannya. Tujuan dibuatnya akun palsu seringkali tidak sesederhana keisengan belaka. Tetapi juga untuk keperluan lain seperti catfish atau penipuan.

Penipuan yang dimaksud lebih kepada jeratan hubungan romantis antara dua individu untuk tujuan tertentu seperti menguras harta berharga, uang, dan kerugian materi lainnya hingga kerugian yang menyebabkan gangguan psikis/emosional.

Istilah catfishing sendiri muncul sekitar tahun 2010. Orang Indonesia kenal istilah lain yang berarti sama , yaitu ‘Jebakan Betmen’. Di New York, seorang pria bernama Nev Schulman memiliki pacar internet seorang wanita yang mengaku berusia 19 tahun.

Lama-kelamaan, Nev yang curiga melakukan penyelidikan sendiri. Rupanya ketahuan bahwa kekasih yang menjalin hubungan secara online ini ternyata seorang wanita berusia 40 tahun dan sudah menikah. Nev pun terkena jebakan betmen alias catfishing.

Selain catfish, akhir-akhir ini akun palsu di Facebook banyak digunakan untuk menyebar berita-berita hoax yang meresahkan masyarakat luas.

Untuk itu, kamu wajib mewaspadai akun-akun palsu yang mungkin meng-add Facebook kamu.

Tips Mewaspadai Akun Palsu

Dilansir dari liputan6.com, setidaknya ada 5 titik waspada kita terhadap akun yang berpotensi dicurigai sebagai akun palsu. Kelima titik waspada itu diantaranya:

  • Foto profil menggunakan foto wanita cantik nan seksi atau pria menawan tanpa cela. Tujuan utamanya apalagi kalau bukan menarik minat si pemilik akun untuk segera mengkonfirmasi pertemanan. Untuk itu, kamu jangan mudah terpancing menekan tombol confirm saat baru melihat foto profil saja.
  • Setelah foto profil, periksa biodatanya terutama tanggal lahir. Kebanyakan akun palsu menggunakan tanggal lahir default seperti tanggal 1 Januari. Alasannya karena mereka tidak mau repot lagi memikirkan tanggal lahir palsu. Kamu patut curiga melihat tanggal lahirnya. Apalagi setelah kamu periksa foto profil yang ia gunakan di google.com ternyata menampilkan situs-situs dewasa yang sama sekali asing. Bukannya data terkait orang tersebut.
  • Seringkali akun-akun palsu hanya memposting link spam di timeline mereka. Selain itu, akun tersebut jarang beronteraksi seperti memberi komentar di akun-akun lain. kalau pun memperbarui status, seringnya hanya berupa link spam tadi.
  • Aktivitas log-nya hanya meng-add sejumlah akun, lalu mengajak menyukai page atau mengajak join grup tertentu. Kamu patut waspada jika ini akun palsu.
  • Selain itu, biasanya akun ini akan mencantumkan nomor kontak di foto profil wanita caktik tadi.

Langkah Mudah Mengetahui Akun Palsu

Mungkin setelah membaca tulisan sebelumnya, kamu jadi lumayan curiga, parno, dan cemas kalau suatu saat nanti ada yang meng-add kamu dengan ciri-ciri di atas. Apalagi kalau kejadiannya usai menghadiri reuni sekolah. Salah-salah kamu malah curiga berlebihan terhadap teman yang baru punya akun Facebook dan kemudian meng-add kamu.

Yudha note : Cara dibawah yang dijelasin penulis, itu nama nya “image reverse search” ato kalo dalem bahasa indonesia itu “pencarian balik menggunakan gambar”. Jadi pointnya disini, saat kamu curiga akun tertentu itu palsu, kamu bisa ambil photo yang di upload di akun tersebut, dan melakukan pencarian image di google, dari sana google akan cari photo yang sama, dan akan keliatan, apakah poto tersebut memang hanya digunakan oleh akun yang kamu cari tsbt, atau juga dipakai oleh akun lain. Kalau ada lebih dari 1 akun facebook dengan foto tersebut, kamu bener, bahwa ada sesuatu yang janggal disini, dan besar kemungkinan salah satunya adalah akun palsu.

Namun, kamu bisa mencoba melakukan identifikasi sendiri terhadap suatu akun yang kamu curigai palsu sebagai berikut:

  1. Ambil foto profil dari akun tersebut, lalu beralih ke Google
  2. Di Google image, klik ikon kamera di sebelah kanan kolom pencarian.
  3. Kamu bisa langsung memasukkan foto yang kamu ambil tadi ke Google Atau cara lain, dengan meng-copy alamat URL tempat foto profil itu berada di Facebook. Lalu, klik Search by Image.
  4. Selanjutnya, kamu akan melihat data terkait foto profil tersebut. Dari sini kecurigaan akan mulai terjawab. Akun dengan foto profil yang banyak digunakan oleh orang lain bisa terindikasi fake account. Sedangkan, jika itu foto profil asli si pemilik akun, maka data yang akan keluar hanya satu-satunya dari seorang pengguna Facebook itu saja.

Kerja Sama Facebook dan Polri

Facebook sendiri telah bekerja sama dengan Kepolisian kita untuk mengatasi fake account dan segala sesuatu yang tidak diinginkan yang bisa muncul di kemudian hari.

Melansir dari portal entertainment, grid.id, pihak Polri telah bekerja sama dengan pihak Facebook Indonesia dalam rangka melacak keberadaan fake account Facebook dengan metode sebagai berikut:

  • Pihak Facebook mencatat semua IP yang digunakan oleh setiap akun. Baik akun asli maupun akun palsu. Semua akan terlacak dengan rapi. Termasuk saat akun tersebut mengaktifkan GPS.
  • Jika 1 akun palsu sedang diburu, maka Facebook tinggal memfilter nama-nama akun yang menggunakan IP sama dengan IP face account
  • Meskipun memiliki beberapa akun palsu dan menggunakan social media management tool seperti Hootsuite, IP akun asli akan tetap tercatat.
  • Ketika IP akun asli pembuatnya sudah didapatkan, Polri akan bergerak mencari lokasi alamatnya melalui provider internet. Provider internet bisa berupa operator selular seperti Telkomsel, XL, Indosat, Smartfren, dll. Namun, bisa juga ISP seperti Firstmedia, BizNet, CBN, dan lain-lain.
  • Jika IP tersebut berasal dari operator selular, maka Polisi akan melacak nomor HP yang terhubung dengan IP operator selular tersebut.
  • Terkadang, para pelaku penipuan dengan modus fake account Facebook ini berusaha mengelabui pelacakan IP dengan menggunakan VPN. Supaya IP asli mereka tidak dapat terekam Facebook. Namun, saat ini pihak Kepolisian kita sudah memiliki senjata yang ampuh untuk menghalau pengelabuan tersebut. IP asli akan tetap bisa dilacak.

 

Tinggalkan Balasan