Perbedaan grup dan channel di telegram

Telegram merupakan salah satu alternatif pilihan aplikasi messenger yang cukup ringan. Meskipun masih kalah populer dari Whatsapp, akan tetapi fitur pada Telegram cukup lengkap. Ada fitur sticker, secret chat, bot, dan lain sebagainya.

Fitur lain pada Telegram yang cukup populer adalah grup chat dan channel.

Sekilas grup chat dan channel tidak memiliki banyak perbedaan, bagi yang belum pernah mencoba pakai kedua fitur ini, bahkan mungkin tidak tau dimana beda-nya. Keduanya sama-sama dapat digunakan sebagai wadah untuk berkumpul dalam satu tempat.

Namun jika kita perhatikan kembali, ada beberapa perbedaan grup dan channel di Telegram. Hal inilah yang akan kita bahas ditulisan kali ini.

Simak dibawah.

1. Grup dan channel memiliki beda fungsi

Grup Telegram merupakan salah satu fitur yang disediakan agar pengguna Telegram dapat terhubung dan berkomunikasi dengan beberapa orang sekaligus melalui satu tempat yang sama. Secara default, baik itu admin maupun anggota dapat saling menanggapi satu sama lain melalui grup chat. Sehingga melalui grup chat, anggota dapat melakukan kegiatan diskusi.

Sementara itu, channel Telegram merupakan fitur yang disediakan untuk melakukan siaran ke banyak orang. Melalui channel, pelanggan dapat memperoleh informasi secara bersamaan pada satu tempat yang sama.

2. Perbedaan arah hubungan interaksi

Dalam grup chat, semua anggota memiliki hak yang sama untuk membaca maupun mengirimkan pesan. Kita dapat menerima maupun menanggapi sebuah pesan di grup chat. Karenanya, terjadi hubungan dua arah disini.

Berbeda pada channel Telegram, pelanggan tidak dapat mengirimkan pesan pada channel tersebut. Hanya admin saja yang dapat memiliki wewenang untuk menulis pesan pada channel. Oleh karena itu, hanya terjadi hubungan searah saja pada channel di Telegram.

Singkatnya, grup chat tidak jauh berbeda dengan grup chat pada aplikasi-aplikasi messenger lainnya. Sedangkan untuk channel dapat kita ibaratkan sebagai saluran atau channel pada televisi karena hanya memberikan informasi secara sepihak saja.

3. Channel tidak dibatasi jumlah anggota-nya

Untuk grup Telegram, jumlah anggota dibatasi hanya 200.000 akun saja pada setiap grup yang dibuat. Sehingga jika kamu memerlukan suatu wadah untuk berdiskusi dengan jumlah anggota tak lebih dari angka tersebut, grup chat dapat menjadi pilihan. Toh, meskipun dibatasi, akan tetapi angka tersebut sudah cukup besar bukan?

Namun, jika kamu menghendaki untuk membuat perkumpulan anggota yang lebih besar lagi, kamu dapat memanfaatkan fitur channel. Ini dikarenakan untuk channel, jumlah anggota yang dapat ditambahkan tidak dibatasi. Pengalaman dari penulis saat menggunakan fitur channel, banyak ditemukan channel dengan jumlah anggota lebih dari 300 ribu.

4. UI atau tampilannya berbeda

Tampilan grup dan channel di Telegram tidak jauh berbeda, tapi tetap memiliki perbedaan, ini karena memang keduanya memiliki fungsi yang berbeda.

Seperti misalnya, pada grup, audiensnya disebut sebagai anggota atau member. Sedangkan pada channel, audiensnya disebut sebagai pelanggan atau subscriber.

Pada grup chat, akan muncul pula informasi berapa member yang sedang online. Anggota grup juga dapat melihat siapa saja yang menjadi member dalam grup tersebut. Namun pada channel tidak ditemui informasi tersebut. Pelanggan juga tidak dapat mengetahui siapa saja yang menjadi pelanggan channel.

5. Perbedaan dari segi mengundangan anggota

Untuk dapat mengundang teman ke grup Telegram, kamu dapat melakukannya melalui 2 cara. Yaitu dengan cara manual dan link undangan. Untuk lebih jelasnya silahkan baca informasi pada artikel berikut: https://bukugue.com/cara-membuat-link-di-Telegram/

Pada channel Telegram, untuk mengundang anggota juga dapat dilakukan secara manual maupun link undangan. Namun mengundang anggota secara manual hanya dapat dilakukan oleh admin saja. Jika subscriber ingin mengundang teman untuk bergabung, maka diperlukan link undangan.


Developer tentunya sudah banyak memperhitungkan plus minus suatu fitur dalam aplikasi. Tak terkecuali fitur grup dan channel di Telegram ini. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Grup chat di Telegram dapat kita gunakan untuk berdiskusi, untuk lingkup yang kecil, tentunya grup chat akan lebih efektif digunakan. Sedangkan channel bertujuan untuk penyebaran informasi, dan lingkupnya bisa lebih luas dari pada grup chat, karena tidak ada batasan anggota tadi.

Setelah membaca informasi ini, sekarang apakah Bukugue readers sudah mengetahui apa beda grup dan channel di Telegram? Jika sudah mengerti, semogga ke depannya kalian dapat memilih mana fitur yang sesuai untuk keperluan kalian.


Untuk membuat grup di Telegram kamu dapat membaca informasi lebih lanjut pada link berikut: https://bukugue.com/cara-buat-group-di-Telegram/

Sedangkan untuk membuat channel, kamu dapat membaca artikel berikut: https://bukugue.com/cara-membuat-channel-di-Telegram/


Sekian informasi mengenai perbedaan grup dan channel di Telegram. Terus ikuti informasi menarik lainnya. Informasi terupdate seputar media sosial hanya di Bukugue dot com.

Syifa Zaidatun Ni'mah

Memiliki passion dalam menulis artikel tutorial dan tips, teknologi, motivasi, ekonomi, karir, serta semua hal terkait perempuan || Menulislah selagi bisa menulis

Tinggalkan Balasan