Cara melihat versi whatsapp yang sedang kamu gunakan

Whatsapp adalah salah satu instant mesenger app atau istilah Indonesianya adalah aplikasi untuk mengirim dan menerima pesan yang bisa dibilang memiliki jumlah pengguna terbanyak. Kalau kamu main ke playstore, coba deh lihat berapa kali aplikasi whatsaap sudah di download oleh para pengguna smartphone. Pasti sudah mencapai angka 1 miliar. Banyak bukan? Pengguna whatsapp yang semakin hari semakin banyak tentu bukannya tidak beralasan. Pasti aplikasi ini memiliki daya tarik tersendiri, baik dari segi display, fitur, banyaknya kuota yang digunakan saat aplikasi berjalan, maupun kecepatan saat mengirim dan menerima pesan.

Kalau kamu adalah pengguna whatsapp, tentu kamu tau jika whatsapp pun memiliki tanggal kedaluarsa. Dimana sekitar 14 hari sebelum tanggal kedaluarsa, kamu akan mendapatkan notifikasi bahwa whatsapp kamu perlu diperbarui. Hal ini bisa juga dikatakan sebagai perpanjangan masa aktif whatsapp kamu. Dan terkadang pembaruan whatsapp juga bisa meningkatkan versi whatsapp kamu. Memang, dengan versi whatsapp yang semakin meningkat tidak selalu ada fitur baru yang bisa kamu dapatkan, tapi setelah melakukan pembaruan biasanya aplikasi whatsapp kamu akan berjalan lebih baik. Mungkin dari segi pengiriman yang lebih cepat, atau penambahan di menu-menu pengaturan, atau bisa juga dari segi display yang sedikit berubah lebih modern.

Nah, kembali lagi ke daya tarik whatsapp yang sempat aku sebut di awal. Kalau menurutku pribadi, daya tarik whatsapp ada di fitur-fiturnya yang semakin hari semakin bagus dan tidak kalah dengan sosial media lain. Jika pada versi lama whatsapp hanya bisa digunakan untuk chat pribadi, telefon, video call, voice note, mengirim foto, contact, dan file, kini ada banyak hal yang bisa dibagi melalui whatsapp. Whatsapp versi baru bisa digunakan untuk menulis status baik berupa foto layaknya instagram maupun text dengan pilihan warna background, brush, font, dan stiker yang banyak dan menarik. Sehingga sangat asyik untuk dikreasikan sesuka hati. Dan yang terbaru dari status whatsapp adalah filter foto yang keren. Sayangnya kita tidak bisa mengatur sendiri brightness, kontras, dan lain-lainnya seperti pada instagram yang sejatinya memang aplikasi untuk berbagi momen melalui foto.

Hal lain yang juga turut diperbarui oleh whatsapp adalah pesan yang bisa ditarik, sekalipun si penerima pesan sudah membacanya selama pesan tersebut belum berumur satu hari. Dengan begitu kamu tidak perlu takut jika salah kirim atau typo (salah tulis) yang fatal. Kamu bisa menarik pesan tersebut sebelum si penerima membacanya. Dan satu lagi fitur yang ada di whatsapp versi terbaru adalah invite grup via link. Jika biasanya admin grup harus memasukkan anggota satu persatu ke dalam grup (itupun harus save nomer terlebih dahulu ?), kini semua anggota grup bisa mengundang anggota baru dengan cara mengirimkan link untuk bergabung di grup whatsapp ke nomer yang ingin bergabung ke grup. Dengan mengklik link tersebut, otomatis bisa langsung bergabung di grup sekalipun tanpa persetujuan admin.

Fitur-fitur baru tersebut ada pada whatsapp versi terbaru. Jika kamu menyetting aplikasi whatsapp kamu untuk melakukan pembaruan otomatis, mungkin tanpa kamu masuk ke playstore dan melakukan upgrade aplikasi whatsapp secara manual, kamu sudah bisa menikmati fitur baru tersebut. Sayangnya tidak semua orang mengaktifkan pembaruan otomatis, termasuk aku sendiri sih. Alasannya karena terkadang aplikasi yang tidak terlalu penting menjadi ikut diperbarui, dan tentu saja ini bisa membuat kuota internet cepat habis. Nah, karena pembaruan harus dilakukan secara manual,

Mengetahui versi whatsapp yang sedang kamu gunakan juga menjadi hal yang cukup penting. Sedikit penjabarannya seperti berikut ini

1. Beberapa fitur baru ditambahkan pada versi whatsapp tertentu. Sehingga jika aplikasi whatsapp kamu belum atau tidak memiliki futur tertentu, mungkin versi whatsapp kamu bukanlah versi yang terbaru.

2. Terkadang ada beberapa orang yang mengeluhkan bahwa setelah mengupgrade aplikasi whatsappnya ke versi terbaru, whatsappnya berjalan lebih lambat dari sebelumnya. Atau mungkin jadi sering terhenti tiba-tiba. Hal ini mungkin terjadi karena memori whatsapp yang penuh, atau size aplikasi whatsapp yang membuat kinerja smartphone menjadi lebih berat. Oleh karena itu, jika kamu mengetahui versi whatsapp mana yang cocok untuk smartphone kamu, ketika hal ini terjadi kamu bisa downgrade whatsapp ke versi semula.

Cara untuk mengetahui versi whatsapp yang sedang digunakan

Kamu bisa mengikuti beberapa langkah yang sangat mudah seperti berikut ini untuk mengetahui versi whatsapp kamu.

1. Buka whatsapp
2. Ketuk titik tiga di pojok kanan
3. Pilih setelan
4. Pilih bantuan
5. Ketuk info aplikasi

Nah, itulah tadi sedikit tutorial untuk mengetahui versi whatsapp yang sedang kamu gunakan saat ini dan juga sedikit penjelasan tentang pentingnya mengetahui versi whatsapp yang sedang terpasang di smartphone kamu. Sedikit informasi saja, saat kamu memperbarui whatsapp ke versi terbaru jangan lupa untuk mencadangkan pesan yang ada. Dengan begitu, ketika kamu login ulang pesan-pesanmu tidak akan hilang.

Termasuk juga grup-grup dimana kamu tergabung di dalamnya. Dan satu lagi, kamu tidak perlu menunggu mendapat pesan bahwa versi whatsapp kamu akan segera kedaluarsa untuk memperbarui whatsapp ke versi terbaru. Karena seperti yang aku bilang tadi, fitur baru tidak selalu tersedia pada saat memperbarui whatsapp. Jadi jika kamu menunggu pesan bahwa whatsapp akan segera kedaluarsa, bisa jadi versi whatsapp kamu mulai “ketinggalan zaman”.

Oke. Aku rasa ini dulu yang bisa aku jabarkan di artikel kali ini. Jika kamu memiliki pengetahuan lain tentang cara melihat versi whatsapp (mungkin dengan cara yang lebih simple, singkat, dan sebagainya) maupun fungsinya melihat versi whatsapp yang sedang terpasang di smaetphone kamu, kamu bisa menulisnya di kolom komentar. Siapa tahu hal tersebut bisa menjadi ilmu baru bagi pembaca lain, maupun bagiku sebagai penulis. Oh iya, jika kamu memiliki kritik, saran, sanggahan, tambahan, maupun pertanyaan untuk tulisanku kali ini, jangan sungkan-sungkan untuk menulis di kolom komentar. Terimakasih sudah meluangkan waktu untuk membaca artikel yang sederhana ini. Semoga bermanfaat.

Alifia elmia

Hai.. aku Elmia, aku hanya berbagi sedikit ilmu yang aku tau dan aku bisa.. selamat membaca dan mencoba. Semoga bermanfaat.. kritik dan saran bisa ditulis langsung di kolom komentar yaa ☺

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *