Apa itu testimoni? Ini penjelasan dan contohnya

Terbit:

Diperbarui:

Saya anggap teman-teman yang sampai kehalaman ini tidak tau sama sekali apa itu testi, testimoni, dan testimonial.

Jadi penjelasannya agak sedikit mendasar, kita juga akan tambahkan contoh-contoh testimoni yang ada di dunia internet dibawah ini.

Ok, tanpa panjang lebar, kita masuk kepembahasan paling awal. Apa itu testimoni?

Testimoni adalah singkatan dari kata Testimonial (bahasa Inggris) yang mempunyai arti “kesaksian”. Dalam istilah jual beli online, testimoni mempunyai maksud sebagai ulasan atau penilaian pembeli setelah membeli barang atau menerima layanan dari penjual, baik itu penilaian positif (puas) maupun negatif (tidak puas).

Contoh sederhananya saya beli barang online misal HP, HP tersebut berfungsi bagus sesuai dengan yang di harapkan. Setelah itu saya kirim chat kepada penjual bahwa saya puas karena barang datang dengan aman dan tidak berkendala. Testi atau testimoni ini tak hanya untuk barang saja ya guys, tapi juga bisa berupa makanan, jasa, dll, pokoknya sesuatu yang dijual deh.

Ok dari contoh sederhana itu kamu sedikit lebih paham kan apa itu testimoni.

Supaya lebih paham, berikut kita bahas contoh penggunaan “testimoni” ini di dunia nyata.

Contoh Testimoni

Baiklah yuk lebih memahami lagi dengan beberapa contoh beserta capture di bawah ini:

1. Contoh testimoni di sosmed

Screenshot dibawah real saya posting sebagai Seller, mengambil testimoni kepuasan dari pembeli setelah menggunakan produk yang saya jual.

2. Contoh testimoni via chat whataspp

3. Contoh testimoni di marketplace, seperti shopee, lazada, dll

Disini kita akan ambil contoh testimoni atau ulasan dari pembeli di shopee. Berikut ini testimoni positif dari pembeli di shopee.

Ini contoh ulasan dari pembeli untuk produk dan toko saya.

Itulah beberapa contoh dari testimoni, jadi sekarang lebih paham ya apa itu testimoni.

Manfaat Testimoni

Manfaat testimoni kalau dilihat dari sisi penjual.

  1. Mempengaruhi reputasi penjual, toko-nya, atau produk yang dijualnya. Kalau di marketplace, biasanya penilaian tersebut berupa bintang. Semakin banyak bintang dan ulasan positif dari pembeli semakin naik pula reputasi toko tersebut. Kalau sudah ada reputasi yang baik, jelas mendapatkan kepercayaan customer dan mendapat pelanggan tetap.
  2. Untuk evaluasi diri bagi penjual. Jika ada pembeli yang tidak puas dengan produk/layanan yang diberikan, mereka akan meninggalkan testimoni negatif. Hal ini bisa digunakan untuk meng-evaluasi diri oleh penjual. Jadi bisa tau kekurangannya dimana, dan perlu ditingkatkan dimana lagi.
  3. Strategi marketing. Marketplace menyediakan tempat menyalurkan ulasan/ penilaian ke penjual tetapi tidak jika kita jualan di sosmed seperti facebook dan instagram. Penjual di sosmed, bisa mengambil bagian testimoni positif dari pembeli (yang didapat di chat ataupun komentar postingan) sebagai bahan promosi.
  4. Kalau dimarketplace tertentu, untuk mendapatkan badge/lencana tertentu, misalnya shopee ada lencana star seller, ini perlu persyaratan tertentu, salah satunya misalnya rata-rata bintangnya tidak boleh dibawah 4.5.

Intinya banyak sekali manfaat testimoni untuk penjual. Sedangkan untuk pembeli, testimoni juga ada manfaatnya, berikut beberapa manfaatnya.

  1. Pembeli bisa melihat reputasi toko melalui testimoni dan ulasan tsbt.
  2. Pembeli juga bisa melihat komentar buyer sebelumnya mengenai pengalaman mereka memakai produk dan kepuasan mereka. Jadi misalnya kamu ingin membeli laptop A seri 100, kamu bisa cek dibeberapa toko online dan lihat apakah buyer puas dengan laptop seri tsbt.
  3. Jika kamu tidak puas dengan pelayanan atau produk yang kamu beli, kamu bisa mengingatkan pembeli lainnya kekurangan yang kamu rasakan sehingga bisa membantu sesama pembeli lainnya.

Cara membuat Testimoni

Kalau kamu belanja di marketplace, untuk meninggalkan testimoni, kamu bisa lakukan di produk yang dijual langsung.

Sedangkan kalau kamu belanja langsung (tanpa perantara marketplace), seperti belanja online di facebook, atau di forum, dll. Kamu bisa kirimkan testimoni dengan chat si penjualnya, bisa melalui fitur chat bawaan forum atau situs tsbt, atau bisa juga lewat chat di aplikasi messenger kamu.

Berikut beberapa tips untuk membuat testimoni yang baik dan benar. Tujuannya adalah testi kita bermanfaat, jika kita puas, testi positif bisa membantu penjual. Kalaupun kita tidak puas, testi negatif bisa membantu penjual evaluasi diri, dan membantu pembeli menghindari penjual yang “nakal”.

  • Ceritakan pengalamanmu ketika membeli. Misalnya bagaimana respon/layanan dari penjual ketika kamu bertanya melalui chat, ramah atau tidak sellernya, fast respon atau tidak, dll.
  • Kamu juga bisa ceritakan kondisi barang, misalnya bagus atau tidak, berfungsi sesuai deskripsi atau tidak, packing-nya aman atau tidak.
  • Bahas yang penting-penting saja, dan jangan bertele-tele.
  • Jangan meninggalkan informasi pribadi (yang terlalu jelas) di internet.
  • Ingat dan sadar, bahwa tiap testimoni kamu, BISA mempengaruhi penjual sekaligus pembeli lainnya.

Demikianlah artikel mengenai testimoni. Tambahan sedikit ya. Tidak semua testimoni yang di buat oleh penjual itu adalah yang nyata dari customer terutama penjual di facebook atau instagram.

Masih banyak berkeliaran penipu berkedok penjual online, dia membuat testimoni agar kelihatan terpercaya.

Maka dari itu, jangan tergiur harga murah, tetap hati-hati dan waspadaa. Jika ingin lebih aman, gunakan rekber atau belanja online di marketplace seperti LAZADA, Shopee, Bukalapak dll.


Sekian artikel kali ini semoga bermanfaat, terimakasih.

Kategori:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *