Cara kerja algoritma “Trending Topik” di Twitter

Terbit:

Diperbarui:

Untuk yang masih awam dengan Twitter Trending Topic atau mungkin malah masih awam dengan Twitter, pasti sering bertanya-tanya apa itu trending topic dan bagaimana cara kerjanya?

Fitur unggulan Twitter ini merupakan salah satu media paling cepat untuk menyebarkan dan mengetahui apa yang sedang terjadi, apa yang paling disukai dan apa yang paling banyak didiskusikan oleh semua pengguna twitter di dunia.

Contohnya saja, ketika terjadi gempa di Indonesia beberapa waktu yang lalu, hashtag #gempa dalam hitungan menit menempati posisi teratas dalam daftar twitter trending topic di Indonesia.

Banyak sekali pengguna yang merasakan gempa mengabarkan keadaannya dan lokasinya. Sehingga yang semua yang membaca postingan dengan hashtag tersebut dengan mudah dapat mengetahui seberapa jauh jangkauan gempa yang terjadi bahkan sebelum informasi yang resmi dikeluarkan oleh BMKG.

Dalam hitungan beberapa menit pula, hashtag #gempa masuk dalam daftar worldwide trending topic, yang berarti banyak dari pengguna twitter di negara lain di dunia juga memposting menggunakan hashtag ini. Entah karena merasakan gempa yang sama atau untuk menyebarkan berita dan mengirimkan kata simpati kepada mereka terlanda gempa.

Bagaimana agar suatu topik masuk dalam daftar trending?

Secara default, apa yang anda lihat pada daftar trending topic sudah diatur sedemikian rupa sehingga tidak semua orang melihat daftar yang sama.

Hal ini ditentukan oleh apa yang paling banyak dibicarakan oleh orang-orang yang Anda ikuti dan juga oleh orang-orang disekitar lokasi Anda. Pengaturan ini dapat pula disetting ulang sehingga Anda dapat melihat apa yang sedang trending di dunia, di suatu negara atau di suatu kota.

Baca juga : Cara melihat trending topik berdasarkan lokasi

Namun, kebanyakan pengguna tidak mengerti dan tidak tahu cara merubah pengaturannya.

Secara sederhana, satu topik atau hashtag akan dapat masuk dalam daftar trending topic apabila banyak orang yang menggunakannya. Semakin banyak orang yang membicarakan dan semakin bervariasi demographic pengguna, maka akan semakin besar kesempatan topic/ hashtag tersebut untuk memasuki daftar trending topic.

Selain itu, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui, yang tidak dijelaskan oleh Twitter tentang bagaimana karakteristik dari topic/hashtag yang dapat masuk ke daftar tersebut.

1. Topik haruslah tidak melanggar aturan yang sudah ditentukan oleh Twitter.

Kata yang digunakan untuk merepresentasikan topic atau hashtag tidak boleh mengandung kata-kata kotor.

Selain itu kontennya juga tidak mengandung umpatan dan yang menyinggung SARA. Twitter secara otomatis maupun secara manual akan menurunkan topic yang menyalahi peraturan ini.

Isi postingan haruslah yang berhubungan dengan kata kunci topik atau hashtag yang digunakan. Apabila hal ini dilanggar maka lebih kecil kemungkinannya untuk dapat masuk dalam daftar trending topic.

Tidak diperbolehkan memposting isi yang sama berulang-ulang tanpa adanya tambahan informasi atau diskusi baru. Perilaku ini bisa dibilang sebagai spamming, sehingga ada kemungkinan algoritma twitter akan menganggap bahwa postingan ini dilakukan oleh mesin otomatis (bot) dan akun Anda akan dikenai penalti.

2. Hastag dan bahasan topik haruslah relevan dengan kejadian nyata saat ini

Daftar trending topic diperbaharui secara real time, sehingga setiap saat dapat berubah.

Suatu topik/hashtag hanya dapat bertahan dalam hitungan jam, maksimal 24 jam. Sehingga topik atau hashtag tersebut haruslah digunakan oleh banyak orang dalam jangka waktu yang cepat untuk dapat menjadi populer.

Topik atau hashtag yang sudah pernah trending, tidak bisa trending lagi dalam waktu dekat. Misalnya saja hashtag #MondayMotivation akan tiba-tiba hilang setelah 24 jam dan tidak akan bisa trending kembali keesokan harinya. Hashtag ini akan kembali masuk dalam daftar trending topic seminggu kemudian dimana banyak orang yang membuat post dengan konten yang baru.

Beberapa topik popular akan bertahan lama di dalam daftar apabila semakin banyak orang yang membicarakan topik tersebut dalam postingannya. Apabila tidak ada orang baru lagi yang membicarakannya maka topic/hashtag tersebut akan turun dari daftar trending topik.

3. Twitter melakukan filter pada daftar trending topic

Beberapa topik yang sudah berhasil masuk ke dalam daftar trending topik, namun dianggap menyinggung suatu pihak tertentu akan diturunkan dari trending topic.

Tindakan ini bisa terjadi karena kebijakan khusus Twitter atau juga karena banyaknya akun lain yang melaporkan ke pihak support system Twitter.

Topik yang membicarakan hal-hal negatif tentang suku, agama, ras dan antar golongan, sudah pasti akan disensor sehingga tidak membludak lebih jauh lagi.

Sedangkan apabila topik/hashtag tersebut mengandung postingan-postingan yang positif seperti untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang suatu hal, maka kemungkinan besar topik tersebut akan dapat bertahan di daftar trending topik.

4. Anda dapat membeli trending topic

Ini bukan kecurangan, tapi memang layanan yang dinamakan Twitter Ads, dimana pengguna dapat mempromosikan trending topik yang diinginkan agar lebih banyak orang yang melihatnya.

Sebelum meluncurkan Promoted Trends, Twitter menawarkan layanan promosi berupa Promoted Tweets sebagai strategi pemasaran yang dapat dinikmati oleh semua pengguna.

Dibandingkan dengan iklan yang sering kita lihat di Youtube, iklan di Twitter bisa dibilang tidak mengganggu sama sekali.

Topik yang dipromosikan oleh pengiklan akan diletakkan pada bagian teratas dari daftar trending topic dan diberikan keterangan topik tersebut dipromosikan oleh pihak mana, bisa berupa nama merk / produk perusahaan atau oleh pemerintah.

Pengguna twitter dapat berinteraksi dengan topik Promoted Trends ini seperti halnya dengan topik lainnya. Apabila di klik, Twitter akan menampilkan Promoted Tweets dari pengiklan pada bagian paling atas, Anda dapat membaca semua postingan yang menggunakan topik ini dan dapat pula menggunakannya dalam postingan Anda.

Selain postingan yang termasuk Promoted Tweets oleh pengiklan, semua postingan dari akun Twitter yang lain merupakan konten asli oleh pengguna twitter seperti Anda. Sehingga tidak mengherankan jika banyak pendapat orang yang berbeda-beda mengenai suatu topik atau produk tertentu.

Selain ditampilkan pada Twitter web, Promoted Trends / Tweets juga akan ditampilkan diseluruh platform Twitter yaitu pada aplikasi mobile baik iPhone maupun Android.

Sebelum memanfaatkan layanan Promoted Trends atau Promoted Tweets Anda harus memastikan memiliki support system team yang kuat. Karena twitter bersifat publik dimana semua orang dapat berkomentar, Anda harus sudah siap untuk membaca postingan yang menggunakan topic Anda, siap juga untuk mengikuti apa saja yang terjadi pada feeds Anda, bersiap menerima semua masukan dan kritikan, dan yang pasti harus selalu sedia untuk berinteraksi dan menjawab pertanyaan pelanggan.


Seperti itu kira-kira sedikit penjelasan mengenai twitter trending topik yang dapat saya bagikan. Apabila ada kesalahan mohon diberitahukan dan dikoreksi dalam kolom komentar dibawah ini.

Semoga bermanfaat bagi para pembaca.

Kategori:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *