Urutan viewer instagram story berdasarkan apa?

Terbit:

Diperbarui:

Pernahkah kamu memperhatikan urutan urutan viewer story instagram? Jika kamu perhatikan, beberapa orang akan menempati urutan teratas pada viewers story. Uniknya, orang yang kita kenal dan mungkin kita anggap “dekat” biasanya yang akan menampati posisi teratas tersebut.

Kemudian ada juga orang-orang tertentu yang seringkali menempati posisi terbawah pada urutan itu. Mengapa beberapa orang juga bisa menjadi viewers story instagram paling bawah? Apakah ada alasan yang mendasari hal tersebut?

Urutan viewers instastory berdasarkan apa?

Pada Whatsapp, urutan viewers story didasarkan pada waktu mereka (teman) melihat story-mu. Jika si A baru saja melihat story-mu, maka si A akan menempati posisi teratas pada urutan viewers story-mu. Ini artinya, pada Whatsapp, penonton story diurutkan berdasarkan kronologi secara terbalik.

Bagaimana dengan Instagram? Mengapa si A selalu menempati posisi pertama pada urutan viewers story? Apakah itu artinya si A memiliki perhatian lebih padamu? Atau karena alasan lain?

Faktanya pada Instagram, urutan viewers ini tidak sepenuhnya didasarkan dari waktu seperti halnya pada Whatsapp. Lalu kalau bukan demikian, urutan viewer instagram story berdasarkan apa?

Berdasarkan beberapa sumber (Quora, Jumpermedia.co, dll), Instagram akan mengurutkan viewers list berdasarkan waktu sampai dengan jumlah viewers tertentu. Setelah mencapai jumlah tertentu, Instagram akan mengurutkan daftar penonton instastory berdasarkan seberapa sering kamu berinteraksi dengan orang tersebut di Instagram.

Mulai dari seberapa sering kamu menyukai postingannya atau berkirim pesan melalui direct messages. Bahkan dengan kamu melihat postingan atau story temanmu, juga dapat mempengaruhi urutan penonton story Instagram-mu.

Sehingga tidak heran jika si dia ataupun sahabatmu sering menempati urutan pertama pada daftar penonton instastory-mu. Bukan karena si dia sering melihat storymu, justru yang mungkin terjadi adalah kebalikannya. Ini dikarenakan bisa jadi kamu sering mengecek profilnya, menyukai postingannya, atau berkirim pesan dengannya.

Mengetahui lebih jelas mengenai urutan viewer story instagram

Sebagai buktinya, penulis Bukugue.com melakukan percobaan dengan melakukan interaksi dengan beberapa teman di Instagram untuk melihat apakah ada pengaruhnya antara interaksi seseorang di instagram dengan urutan viewer story instagram.

Kami mencoba menghubungi seseorang melalui direct messages, menyukai postingan dan memberikan komentar, serta melihat postingan atau story teman di Instagram. Dengan demikian kita akan dapat mengetahui urutan viewers instastory berdasarkan apa.

Hasilnya? Terbukti bahwa pada awalnya daftar diurutkan berdasarkan waktu, seperti halnya pada Whatsapp. Urutan teratas pada daftar diisi dengan viewers terbaru. Setelah mencapai angka tertentu, seseorang yang banyak berinteraksi dengan kita akan menempati urutan pertama pada daftar viewers.

Meskipun beberapa sumber menyebutkan bahwa urutan viewers akan berubah pada angka ke-50, namun faktanya tidaklah demikian. Bahkan sebelum mencapai angka 50 penonton pun, urutan dari daftar viewers di story ini sudah berubah mengikuti algoritma. Ini bisa jadi dikarenakan jumlah followers dari penulis relatif sedikit.

Lalu mengapa terkadang urutan pada viewers list juga dapat berubah? Viewers list berubah mengikuti kesukaan kita. Sehingga apabila kita sudah jarang berinteraksi dengan si A di Instagram, maka si A tidak akan lagi menempati urutan bertama pada daftar.

Bagaimana dengan viewers story instagram paling bawah?

Setelah dilakukan percobaan, viewers story instagram paling bawah ternyata merupakan akun-akun yang paling jarang berinteraksi dengan penulis. Orang yang tidak pernah kamu sukai postingannya dan tak pernah kamu hubungi melalui Instagram bisa jadi akan menempati urutan terbawah pada daftar viewers story.

Kami juga melakukan percobaan kali ini. Faktanya, pada viewers story instagram paling bawah diisi oleh orang-orang yang memang tidak diikuti oleh penulis. Sehingga penulis tidak pernah melakukan interaksi dengan orang tersebut.

Kini kamu sudah tahu kan, mengapa seseorang dapat menjadi urutan teratas pada viewers story? Jika diambil kesimpulan, urutan viewer story dibentuk dari seberapa sering kamu melihat konten yang dibagikan oleh teman-temanmu di instagram.

Nah sekian informasi yang kami sajikan. Terus ikuti konten menarik lainnya, informasi seputar media sosial terupdate hanya di Bukugue dot com.

Kategori:

6 tanggapan

  1. Avatar Isna
    Isna

    Percaya gak percaya sih. Soalnya yg paling atas bgt justru org yg gak aku stalk dan chat kita di dm juga udh lama bgt -,-

    1. Avatar yudha
      yudha

      “Instagram akan mengurutkan viewers list berdasarkan waktu sampai dengan jumlah viewers tertentu”.. ada faktor lain seperti “waktu” yang perlu dipertimbangkan mba..

  2. Avatar andara
    andara

    tadi viewers paling teratas aku, turun jadi urutan diantara paling bawah. padahal sering interaksi.

    1. Avatar yudha
      yudha

      artinya salah asumsi penulis ya mas? bisa jadi ada perubahan sejak tulisan ini dibuat, atau bisa jadi memang asumsi kami kurang sesuai.. menurut mas bagaimana?

  3. Avatar Qwertyoiup
    Qwertyoiup

    Iya saya merasa bgt, tergantung perasaan sya. Kalau saya lagi suka sama si A, si a bakal ada di 10 urutan teratas. Tp klo saya sudah move on, si A bakal turun2 dan tidak lagi berada di 10 urutan teratas. Tpi saya memang berubah, sya tidak lagi secepat itu melihat stori nya, saya tidak buka2 provil nya lagi. Tp justru kadang ada bbrp teman saya yang masuk ke 10 teratas padahal saya tidak menstalk, like, dll, dm pun jarang dan saya biasa aja dngn dia. Yg ini jadi pertanyaan saya, apakah dia yang interest dngn saya sehingga dia masuk di 10 teratas? Saya tidak mengerti. Terimakasih atas tulisan anda, membantu menjawab pertanyaan2 dibenak saya. Tapi tetap saja sya masi percaya, bahwa mmg list view instagram bisa jadi parameter syaa menilai kedekatan saya dngn orng lain.

    1. Avatar yudha
      yudha

      Diatas itu analisis penulis mas bro, jadi memang bisa jadi tidak 100% akurat, ini hanya asumsi berdasarkan testing dan hasil research singkat penulis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *