Cara Mengamankan Atau Mengunci Akun Facebook Agar Tidak Di Hack

Terbit:

Diperbarui:

Keamanan akun Facebook merupakan hal yang sangat penting untuk mencegah akses tidak sah dan potensi kerugian yang dapat terjadi.

Aku sarankan kamu baca tulisan “Apa saja yang mungkin dilakukan hacker di akun Facebook yang dibobol” supaya kamu bisa lebih gigih dan bersemangat lagi memahami cara melindungi akun Facebook (dan akunmu lainnya) dari tangan-tangan hacker.

Langsung saja, kita masuk ke tips nomor satu.

1. Gunakan Kata Sandi yang Kuat dan Unik

Pilih kata sandi yang kuat yang terdiri dari kombinasi huruf (besar dan kecil), angka, dan karakter khusus. Hindari kata sandi yang mudah ditebak seperti tanggal lahir atau nama hewan peliharaan Anda.

Ini karena jika sandi kamu terlalu lemah, akan mudah di bruteforce. Silahkan baca metode yang biasa digunakan hacker untuk membobol akun Facebook, disana dijelaskan terkait bruteforce.

Jangan salah, di halaman faq Facebook juga menyarankan untuk menggunakan kata sandi atau password yang kuat. Kalau kamu masih bingung atau tidak tahu bagaimana cara mengganti password di Facebook, silahkan baca dan ikuti langkah-langkahnya disini.

2. Aktifkan Autentikasi Dua Faktor (2FA)

Autentikasi dua faktor bukanlah fitur baru. Namun banyak pengguna Facebook yang tidak menggunakan fitur yang satu ini. Padahal fitur ini cukup penting untuk melindungi akun agar tidak mudah disusup oleh orang yang tak diinginkan.

Fitur autentikasi dua faktor bila diaktifkan, maka akan meminta penggunanya memasukkan kode saat akan login (setelah memasukkan username dan password seperti biasa). Kode tersebut bisa dikirimkan via sms atau didapatkan via aplikasi autentikator yang dipilih.

Dengan begitu, kalaupun username dan password kamu bocor, si hacker tetap tidak akan bisa mengakses akunmu selama dia tidak bisa mengakses ponsel yang digunakan untuk menerima kode autentikasi tadi.

Untuk mengaktifkan autentikasi dua faktor di Facebook, silahkan ikuti baca dan ikuti tutorial dilaman “Cara mengaktifkan autentikasi dua faktor di Facebook“.

3. Jangan login diperangkat umum secara sembarangan

Ketika kamu login diperangkat baru, Facebook akan coba mengingat perangkat tsbt supaya kedepannya mereka bisa kenali sebagai perangkat yang pernah login.

Selain itu, browser akan menyarankan kamu untuk menyimpan sandi setelah kamu login. Dan jika kamu tidak awas, kamu bisa saja tidak sengaja tekan tombol ‘Simpan’, dan alhasil detail login kamu tertinggal disana.

Tidak hanya itu, jikalau pun kamu benar-benar berhati-hati, memastikan agar Facebook tidak mengingat perangkat tersebut ke depannya, memastikan kamu logout setelah selesai, dan memastikan bahwa password kamu tidak disimpan di browser perangkat tersebut, masih ada satu risiko besar lainnya yang diluar kontrol kamu.

Perangkat tsbt bisa saja dipasangi keylogger, sehingga tidak peduli bagaimanapun kamu berhati-hati, keylogger tadi akan merekam username dan passwordmu.

4. Aktifkan fitur peringatan login

Fitur peringatan login di Facebook dapat kamu aktifkan untuk memantau setiap login ke akun Facebook kamu. Setiap device yang login ke akun Facebook kamu, maka kamu akan mendapatkan pemberitahuan login.

Hal ini bermanfaat supaya kamu dapat memastikan bahwa tidak ada orang lain yang mencoba mengakses akun Facebook kamu secara diam-diam.

Cara mengaktifkan peringatan login di Facebook juga bisa dilakukan dengan mudah, caranya berikut ini.

  1. Langkah pertama, masuk ke akun Facebook kamu.
  2. Kemudian pilih ikon titik tiga untuk menampilkan menu Facebook.
  3. Setelah itu pilih “Pengaturan”.
  4. Kemudian cari menu “Kata Sandi dan Keamanan”.
  5. Kemudian setelah itu pilih “Dapatkan peringatan tentang login tidak dikenal”.
  1. Nah, lihat pada gambar. Semua peringatan masuk, baik melalui Notifikasi, Messenger, maupun melalui Email, semuanya dalam kondisi tidak aktif. Artinya, ketika ada seseorang yang mencoba mengakses akun Facebook milikku menggunakan device dan lokasi yang berbeda, tidak akan ada pemberitahuan.
  2. Disini misalnya aku akan mengaktifkan peringatan masuk melalui notifikasi. Maka pilih “Notifikasi” untuk mengaktifkannya.
  3. Selanjutnya disini pilih “Dapatkan pemberitahuan” kemudian pilih “Simpan” untuk menyimpan pengaturan.
  1. Selanjutnya kamu akan diminta untuk memasukkan kata sandi akun Facebook kamu terlebih dahulu untuk memastikan bahwa yang melakukan perubahan adalah kamu sendiri, si pemilik akun. Setelah memasukkan kata sandi, pilih “Lanjutkan”.
  2. Nah, sekarang peringatan login melalui notifikasi sudah aktif. Kalau kamu ingin mengaktifkan peringatan login melalui Messenger atau Email, prosesnya kurang lebih sama.

5. Perbarui Perangkat Lunak dan Aplikasi kamu.

Pastikan perangkat lunak dan sistem operasi kamu selalu diperbarui. Perbaruan ini sering kali mengatasi kerentanan keamanan yang dapat dieksploitasi oleh hacker.

6. Jaga Kerahasiaan Informasi Pribadi

Hindari membagikan informasi pribadi yang sensitif di akun Facebook kamu, seperti nomor telepon atau alamat email. Informasi ini dapat digunakan oleh hacker untuk mempermudah mereka dalam meretas akun kamu.

Informasi seperti nomor telepon sendiri tidak serta merta memberikan hacker akses ke akun kamu, namun dengan tau nomor telepon kamu, mereka sudah punya 1 dari 2 data yang bisa digunakan untuk login. Untuk login diperlukan username (nomor hp) dan password.

Selain itu, untuk hacker yang handal, mereka bisa menargetkan nomor HP kamu dengan serangan phishing atau manipulasi psikologis untuk mendapatkan informasi lainnya terkait akunmu.

Selain menghindari memberikan informasi sensitif di postingan dan komentar, langkah lainnya adalah menyembunyikan informasi pribadi dari halaman ‘Tentang’.

Untuk caranya, berikut ini aku jelaskan.

  1. Pertama, masuk ke akun Facebook kamu.
  2. Kemudian pilih ikon titik tiga untuk menampilkan menu Facebook.
  3. Kemudian cari menu “Pengaturan & Privasi”, maka nanti akan masuk ke halaman pengaturan akun
  1. Selanjutnya pilih “Pengaturan” untuk masuk ke pengaturan Facebook.
  2. Selanjutnya pilih “Informasi Pribadi dan Akun”
  1. Nah, lihat pada gambar. Khusus “Info kontak”, ini lah yang perlu di sembunyikan. Di dalamnya biasanya ada data berupa nomor telepon dan alamat email. Silahkan pilih “Info kontak” untuk lebih jelasnya.
  1. Nah, tampilannya seperti pada gambar. Untuk nomor telepon, setahu aku, sekarang sudah secara otomatis terproteksi, alias tidak akan terlihat untuk publik. Jadi untuk nomor telepon tidak ada pengaturan untuk mengatur mode “privat”, “teman”, atau “publik”.
  2. Oke, sekarang aku akan mengubah email menjadi mode privat. Ketuk pada ‘Email’.
  1. Kemudian ketuk pada kotak yang aku beri tanda panah untuk memunculkan opsi.
  1. Pilih “Hanya saya” untuk menyembunyikan email.
  1. Oke, sekarang alamat email kamu sudah berubah menjadi mode privat. Dengan begitu alamat email kamu tidak dapat dilihat oleh orang lain.

7. Edukasi dirimu akan metode hack yang umum digunakan

Sayangnya tidak ada pintasan cepat untuk hal ini. Kamu perlu mengedukasi dirimu akan metode yang biasa dipakai oleh hacker, dan metode menghindarinya.

Kamu bisa baca tulisan “Metode yang digunakan hacker untuk membobol akun Facebook“, dari sana kamu akan tergambar apa saja yang dilakukan hacker dan bagaimana menghindarinya.

Berikut contoh-contohnya,

  • Metode phishing, cara menghindarinya adalah dengan tidak membuka sembarang tautan yang tidak dikenal. Selain itu autentikasi dua faktor bisa memutus atau menghentikan hacker, meskipun saat kita terkena phishing, detail login kita didapatkan oleh hacker.
  • Metode bruteforce, cara menghindarinya adalah dengan menggunakan kata sandi yang kuat dan mengaktifkan autentikasi dua faktor.
  • Keylogging bisa dihindari dengan hanya menggunakan perangkat yang kamu kenal dan percayai, dan menghindari menggunakan perangkat publik. Selain itu fitur autentikasi dua faktor juga bisa meminimalisir dampak akibat detail login yang bocor disini.
  • Malware dan spyware bisa menjangkiti perangkat kamu tanpa sepengetahuan kamu. Untuk menghindarinya adalah dengan selalu mendownload aplikasi dari playstore dan tidak menggunakan aplikasi yang didapatkan dari manapun diluar playstore. Sayangnya autentikasi dua faktor disini bisa dibobol jika malware yang digunakan bisa mengakses SMS ataupun rekaman layar. Namun autentikasi dua faktor melalui aplikasi autentikator seharusnya bisa mengatasi hal ini dikasus tertentu, karena tidak meninggalkan jejak seperti SMS dan setauku aplikasi autentikator juga menolak rekaman layar. Cmiiw.

Dan banyak list lainnya, point pentingnya disini, jangan ditipu dan sampai memberikan detail login kamu (kena phishing), jangan sampai password dan detail login kamu direkam tanpa sepengetahuan kamu (kena keylogging), jangan sampai perangkat kamu disusupi malware sehingga hacker bisa akses SMS kamu (dan bisa lihat kode autentikasi dua faktor yang dikirimkan via SMS) ataupun spyware yang bisa buat hacker melihat dan mengontrol ponsel kamu dari jauh.

Untuk menghindari semua ini, kamu perlu paham hal dasar seperti metode-metode umum yang dipakai untuk hacking, bagaimana mereka menggunakan metode tersebut, dan apa saja yang perlu diperhatikan untuk menghindarinya.

Ini tidak ada shortcutnya, kamu perlu baca dan mengedukasi dirimu terkait hal ini sebanyak mungkin.


Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu dapat meningkatkan keamanan akun Facebook kamu dan mengurangi risiko akses tidak sah oleh hacker. Selalu ingat untuk selalu waspada dan aktif dalam menjaga keamanan akun online kamu.

Jika kamu baca dengan seksama diatas, mengaktifkan autentikasi dua langkah adalah langkah yang sangat powerfull untuk menghentikan banyak jenis serangan, termasuk ketika serangan berhasil dan password kamu diketahui oleh hacker. Jadi ini adalah salah satu fitur yang sangat aku sarankan untuk kamu aktifkan jika kamu ingin lebih aman.


Mungkin sekian dulu untuk tulisan kali ini. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa dilain waktu.

2 tanggapan

  1. Avatar Syahadi saputra
    Syahadi saputra

    Bagai mana cara mengembalikan akun facebook saya yang kenak pelangar selama 30 har

    1. Avatar yudha
      yudha

      Coba ajukan banding, atau tunggu 30 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *