Cara membuat grup whatsapp

Whatsapp. Si aplikasi perpesanan yang paling banyak digunakan saat ini dikenal memiliki tampilan yang simpel, namun memiliki beragam fitur.

Salah satu fitur yang cukup bermanfaat untuk efektivitas untuk berbagi info adalah “Grup”.

Fitur “Grup” yang dimiliki Whatsapp menjadi tempat paling cocok untuk tempat berdiskusi dan bertukar pikiran, ataupun hanya untuk sekedar mengobrol dengan obrolan santai bersama anggota – anggota grup.

Nah disini akan dijelaskan bagaimana cara membuat grup whatsapp. Tulisan ini memang ditujukan untuk pemula. Disini juga akan dijelaskan kapan kekurangan dan kelebihan grup whatsapp.

Ok. Langsung saja.

Cara membuat grup Whatsapp baru

1. Pertama, buka aplikasi Whatsapp kamu, pilih ikon bertitik tiga di sebelah kanan atas dan pilih “Grup Baru”

Pilih "Grup baru" untuk membuat grup

2. Selanjutnya kamu akan diminta memilih siapa saja yang akan kamu masukkan kedalam grup. Pilih beberapa orang. Jika sudah, tekan tanda panah yang berada di bagian bawah untuk melanjutkan

Memilih anggota grup

3. Isilah NAMA grup yang kamu inginkan. Tambahkan foto profil jika kamu sudah menyiapkannya. Jika sudah, tekan tanda centang berwarna hijau untuk membuat grup.

Menambahkan subjek dan foto grup

4. Ketika grup sudah berhasil dibuat, maka grup akan muncul di bagian pertama percakapan kamu. Buka grup yang sudah kamu buat tersebut.

Tampilan saat grup berhasil dibuat

5. Sampai dititik ini kamu sudah berhasil punya grup whatsapp baru.

Pengaturan awal di grup baru kamu

Buka grup yang sudah kamu buat tadi. Kamu akan menemukan tampilan seperti grup pada biasanya. Hanya saja belum ada chat. Disini kamu klik pada judul grup untuk masuk ke pengaturan grup.

Klik pada judul grup untuk masuk ke pengaturan grup

Jika kamu ingin menambahkan atau mengubah deskripsi grup, pilih saja ikon berganbar pensil untuk mengeditnya.

Jika kamu sudah menambahkan deskripsi grup, kamu akan dibawa kehalaman sebelumnya. Disini ada beberapa pengaturan, kamu bisa eksplore sendiri. Tapi ada yang penting untuk di setting diawal, ikutin saja proses ini sampai selesai.

1. Pertama, masuk ke menu “Setelan Grup”.

Pilih "Setelan grup" untuk masuk ke pengaturan

2. Tampilan pada gambar adalah penampakan setelan grup Whatsapp. Simpel bukan? Pilih saja “Edit info grup” untuk mengaturnya.

Pilih "Edit info grup" untuk mengatur siapa yang dapat mengubah subjek, ikon, dan deskripsi grup

3. Disini kamu bisa mengatur siapa yang dapat mengubah nama, ikon dan deskripsi grup. Jika ingin hanya kamu yang dapat mengubahnya, pilih “Hanya admin”. Selanjutnya pilih “OKE” untuk menyimpan pengaturan.

Jika ingin hanya kamu yang dapat mengubah deskripsi, ikon, dan subjek grup, pilih “Hanya admin”

4. Berikutnya, pilih “Kirim pesan” untuk mengatur pengaturan pesan di Grup.

Pilih "Kirim pesan" untuk mengatur siapa yang dapat mengirim pesan kedalam grup

5. Nah, disini kamu juga dapat memilih di antara dua opsi. “Semua peserta” atau “Hanya admin”. Sebaiknya pilih “Semua peserta”, karena pada umumnya, grup whatsapp membolehkan semua anggota grup mengirim chat di grup. Jangan lupa pilih “OKE” untuk menyimpan.

 Jika hanya ingin kamu yang dapat mengirim pesan ke grup, maka pilih “Hanya admin”

Selesai deh. Itulah beberapa pengaturan yang sebaiknya kamu setting di awal.

Kapan sebaiknya grup Whatsapp digunakan?

Pertama, Jika keluarga inti kamu masing – masing memiliki Whatsapp, tak ada salahnya membuat grup Whatsapp khusus keluarga. Kamu dan keluarga akan lebih mudah untuk berkomunikasi ataupun interaksi tanpa harus menghubunginya satu persatu. Selain itu, kamu bisa secara real-time terhubung dengan seluruh anggota keluarga.

Kedua, Baik kamu bekerja dalam suatu perusahaan, ataupun kamu memiliki sebuah bisnis tertentu, kamu bisa membuat grup Whatsapp untuk seluruh karyawan, atau rekan seprofesi kamu. Jadi jika ada informasi apapun, kamu akan lebih cepat menyampaikannya langsung ke seluruh anggota grup Whatsapp tanpa harus menghubungi mereka satu persatu.

Ketiga, Kamu ingin mengumpulkan orang – orang yang memiliki hobi dan minat yang sama dengan kamu? Grup Whatsapp bisa menjadi solusinya. Kamu bisa saling sharing dengan anggota – anggota lain yang juga memiliki hobi atau minat yang sama denganmu. Pasti obrolan kamu akan jauh lebih menyenangkan.

Keempat, Jika kamu saat ini masih menempuh pendidikan, grup Whatsapp sudah menjadi suatu keharusan. Misalnya grup kelas, grup angkatan, grup tugas kelompok, grup organisasi, grup ekskul, dan grup – grup lainnya. Dengan grup tersebut kamu lebih mudah berbagi info, berkirim dokumen, ataupun berdiskusi dengan sesama anggota grup.

Kelima, Kamu pasti memiliki beberapa teman terdekat. Buat grup whatsapp untuk teman-teman kamu. Ini biasanya menjadi grup ternyaman dan selalu ramai oleh obrolan – obrolam receh yang bisa menghibur kamu.

Apa saja kelebihan dan kekurangan grup Whatsapp?

Dari sisi kelebihan, mungkin fitur – fitur grup Whatsapp hampir sama seperti grup – grup dari platform lain. Sebagai admin, kamu bisa memasukkan anggota baru, mengeluarkan anggota, memilih siapa saja yang bisa menjadi admin, siapa yang dapat mengirim pesan, dan lainnya.

Untuk masalah kekurangan, salah satu kekurangan grup Whatsapp yang paling mencolok adalah terkait jumlah maksimal anggota grup Whatsapp yang hanya mampu menampung sebanyak 256 orang.

Kapan sebaiknya kamu harus menggunakan platform lain selain Whatsapp?

Kamu ingin membuat grup dengan jumlah anggota lebih dari jumlah maksimal yang telah ditentukan oleh Whatsapp? Sebaiknya gunakan platform lain seperti Telegram. Telegram mampu menampung anggota grup mencapai ribuan orang.

Jadi jika kamu merasa grup Whatsapp tidak dapat menampung jumlah anggota yang cukup banyak, aku rekomendasikan kamu untuk menggunakan Telegram.

Atau jika kamu masih merasa kurang, kamu bisa menggunakan Viber. Aplikasi chatting yang mampu menampung anggota grup hingga 1 Milyar. Silahkan pilih saja sesuai kebutuhan kamu.

Bagaimana mengelola grup Whatsapp dengan baik?

Grup Whatsapp yang kamu miliki sudah seharusnya menjadi kewajiban kamu sebagai admin untuk mengelola dan mengkondisikan grup, supaya tetap kondusif dan tertib sesuai dengan tujuan awal grup.

Disini aku akan memberikan beberapa tips yang bisa kamu gunakan untuk mengelola grup Whatsapp:

1. Buatlah aturan atau pedoman grup

Sangat amat perlu untuk membuat pedoman atau aturan grup. Waktu kapan anggota grup boleh berinteraksi, tema atau topik apa saja yang dilarang dibahas dalam grup tersebut, dan aturan – aturan lain yang disesuaikan dengan kondisi grup.

Dan jangan lupa untuk selalu mengingatkan sesering mungkin kepada anggota – anggota grup, terutama bagi anggota yang baru masuk untuk selalu mengikuti tata tertib dan aturan yang sudah kamu buat.

2. Tentukan siapa yang boleh dan tidak boleh masuk kedalam grup

Ketika kamu memutuskan untuk membuat grup, pasti ada tujuan tertentu kan? Jangan sampai ada anggota – anggota grup yang masuk tetapi tidak ada tujuan yang sama dengan mu.

Kamu harus selalu memantau dan memastikan bahwa anggota – anggota grup bukanlah orang asing yang mempunyai tujuan “Lain” yang nantinya akan mengusik keamanan dan kenyamanan anggota – anggota lainnya.

3. Jangan takut untuk menegur

Nah, pasti ada saja anggota – anggota grup yang melanggar aturan yang sudah kamu buat. Jika dirasa ada yang salah dari mereka, jangan sungkan untuk menegur. Beri tahu kesalahannya, dan tunjukkan lagi aturan yang berlaku di grup tersebut.

4. Berikan hukuman bagi yang berulangkali melanggar

Jika salah satu anggota grup sudah berkali – kali kamu tegur tetapi tetap melakukan kesalahan yang sama, sebaiknya kamu berikan sebuah hukuman untuk memberikan efek jera.

Jika dirasa sudah terlalu fatal kesalahan atau pelanggarannya, jangan ragu untuk mengeluarkan anggota tersebut dari grup. Karena hanya akan membuat rusuh dan tentu akan merepotkan dirimu sendiri sebagai admin.

5. Rutin memberikan postingan informatif

Sebagai admin grup, tugas kamu tak hanya sekedar membuat aturan dan hukuman saja. Kamu juga perlu membuat sebuah postingan yang informatif kepada anggota – anggota grup di setiap harinya. Atau paling tidak kamu terlebih dahulu yang menyapa anggota grup untuk membangun suasana akrab antar anggota.

Mengapa? Supaya grup tetap terlihat hidup dan selalu terjadi interaksi di setiap harinya. Ada topik tertentu yang dibahas di hari itu. Kamu bisa berbagi pengalaman, cerita, atau aktivitas positif kamu di hari itu yang bisa jadi bahan diskusi.

Berikan beberapa pertanyaan kepada mereka, dan mereka diajak untuk meresponnya. Jadi grup yang kamu buat tidak terkesan pasif.


Bagaimana? Lumayan ribet kan jika kamu memiliki grup sekaligus menjadi admin? Karena itulah, jangan suka membuat grup unfaedah jika kamu tidak siap untuk menjadi admin.

Jika kamu ternyata memang sudah berniat untuk membuat grup dan siap menjadi admin yang baik, kamu boleh membuat grup dengan cara yang sudah aku jelaskan diatas.

Dengan catatan, grup yang kamu buat dipastikan berfaedah atau memang memiliki kepentingan. Bukan hanya asal membuat grup.


Sekian pembahasan kali ini, jika ada saran ataupun pertanyaan, silahkan tambahkan dikolom komentar dibawah ini. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan