Cara membuat Swipe Up Link di Instagram Stories

Geser ke atas. Itulah pengertian swipe up secara bahasa. Instagram sendiri menggunakan istilah SWIPE UP untuk fitur terbarunya. Fitur ini hanya ada di Instagram Stories dimana para pengguna bisa menyematkan permalink atau tautan pribadi maupun bisnis miliknya.

 

Tujuan utama dari penggunaan SWIPE UP link di Instagram Stories ini, apa lagi kalau bukan untuk menaikkan traffic atau kunjungan ke website tertentu. Hal ini diungkapkan oleh Head of Digital Fisrt Media, Yuval Rechter, bahwa penggunaan swipe up link pada Instagram Story Bisnis mereka mampu menarik 10 sampai 15 persen pelanggan newsletter mereka.

Begitu juga dengan akun Instagram National Geographic. Mereka memanfaatkan swipe up link untuk menarik sekitar 87 juta followers menuju ke website majalah mereka. Para pengikut bisa mendapatkan informasi terkini mengenai apa yang menjadi sorotan National Geographic. Selain itu, mereka bisa mengikuti sejumlah kampanye perlindungan flora dan fauna yang sedang National Geographic galakkan.

Bagi kamu yang sedang merintis bisnis, tentunya fitur swipe up link ini bisa sangat membantu kamu mendongkrak angka penjualan. Namun, ada sejumlah ketentuan yang diberlakukan Instagram sebelum para penggunanya bisa menggunakan fitur yang juga dikenal dengan istilah SEE MORE ini.

Ketentuan Menggunakan Fitur Swipe Up Instagram

Meskipun fitur ini sudah bisa dinikmati para pengguna sejak Mei 2017 silam, tetapi ada ketentuan yang diberlakukan oleh pihak Instagram. Ketentuan tersebut diantaranya:

  • Akun Instagram yang kita miliki harus memiliki sepuluh ribu follower, Jika followers kita kurang dari jumlah itu, maka bisa dipastikan kamu tidak bisa menggunakan fitur ini.
  • Akun kamu harus terverifikasi atau memiliki centang (√) biru di bio-nya. Kalau dahulu, akun terverifikasi ini hanya diperuntukkan bagi public figure dengan pengikut berjumlah banyak, sekarang Instagram memberi ketentuan baru supaya kita mudah mendapat lencana verifikasi. Dilansir dari liputan6.com, cara mendapatkan lencana verifikasi diantaranya: akun diatur secara public alias tidak di-private, merupakan akun orang atau lembaga asli, ada bio, foto profil, memuat sekurang-kurangnya 1 postingan, dan akun kamu harus dicari banyak orang. Entah dicari karena kerap posting suatu merk atau mewakili identitas/komunitas tertentu.
  • Akun Instagram harus berupa akun bisnis. Bukan akun pribadi lagi.

Jika akun kamu memenuhi beberapa ketentuan di atas, maka kamu sudah bisa menggunakan fitur swipe up.

Cara Membuat SWIPE UP Link Mudah di Instagram Story

Langsung saja, saya akan menginformasikan cara membuat swipe up link di Insta Story kamu dengan mudah sebagai berikut:

  1. Buka Instagram, melalui ponsel Android kamu.
  2. Pilih ikon kamera untuk membuat Instagram story.
  3. Ambil foto yang ingin ditambahkan dari galeri hp atau ambil foto baru untuk ditaruh di Insta Story. Kalau bisa, fotonya yang berkaitan dengan link yang mau dibagikan.
  4. Pada bagian atas, temukan ikon rantai untuk mengisi tautan atau link yang hendak kamu bagikan.
  5. Masukkan link yang mau kamu bagikan. Misalnya, bukugue.com. Selain itu, kamu juga bisa menaruh teks atau kalimat lain yang ‘mengompori’ para pengunjung IG Story kamu supaya meng-klik tautan tersebut.
  6. Klik YOUR STORY setelahnya. Tadaa…swipe up link kamu sudah siap di-publish.

Kita telah sampai di penghujung artikel ini. Oh iya, saya punya saran khusus untuk kamu yang benar-benar membutuhkan bantuan fitur swipe up untuk mendongkrak penjualan produk kamu. Ikuti saja ketentuan yang Instagram berlakukan di atas tadi. Dijamin website kamu ramai pengunjung dan produk kamu laris di pasaran.

Yudha note :

Fitur swipe up ini menurutku lebih berguna ke arah promosi blog. Karena disini kita bisa share link blog pribadi ke ig. Mengingat instagram merupakan sosial media yang sangat erat kaitannya dengan picture/gambar/photo, blog visual akan lebih di untungkan dalam menjaring trafik di sini.

Aku sendiri ga terlalu paham sosial media marketing, ini pembahasan yang luas banget dan kedepannya ingin terus aku dalami. Walaupun facebook reach saat ini udah ga memungkinkan untuk dimanfaatkan oleh random blogger, tapi sosial media lain seperti pinterest, ig dan twitter patut dipertimbangkan.

Aku pernah baca pengalaman salah seorang blogger profesional, dia jelasin, kalo kamu bisa “mastering” ato “mahir” dalam promosi di salah satu sosial media aja, itu udah cukup buat kamu hidup nyaman. Saat ini pengguna media sosial itu udah bisa dibilang hampir seluruh dunia, dan kedepannya akan terus bertambah.

Jangan lupa untuk membagikan artikel ini ya ke media sosial kamu. Supaya jangan kamu saja yang lebih tahu. Terima kasih. Salam sukses!

Tinggalkan Balasan