Whatsapp vs Telegram: Lebih unggul mana?

Whatsapp adalah aplikasi chatting yang saat ini paling banyak digunakan. Kemudahan dalam penggunaan dan aplikasi yang dianggap ringan menjadikan Whatsapp lebih disukai oleh banyak orang.

Namun beberapa tahun terakhir ini semenjak Telegram dirilis, para pengguna Whatsapp diam – diam mulai melirik aplikasi chatting asal Rusia ini.

Bagaimana tidak, aplikasi Telegram tak hanya sekedar aplikasi chatting biasa. Telegram menyuguhkan berbagai macam fitur keren dan canggih yang tentu lebih mempermudah penggunanya untuk melakukan interaksi antar satu dengan lainnya.

Jika kamu penasaran tentang aplikasi Telegram dan apa saja keunggulannya bila dibandingkan dengan pendahulunya yaitu Whatsapp, aku akan mengulasnya disini.

Mari simak sederet perbedaan antara dua aplikasi chatting yang keren ini, Whatsapp VS Telegram dengan ulasan lengkap dari berbagai sisi berikut ini.

Kelebihan dan kekurangan whatsapp dibandingkan telegram

a. Dilihat dari jumlah pengguna

Berbicara mengenai pengguna, memang perbedaan jumlah pengguna antara Whatsapp dan Telegram cukup jauh.

Pengguna Whatsapp telah mencapai 1.8 miliar pada tahun 2018. Sementara itu, pesaing baru Whatsapp, yaitu Telegram yang baru dirilis pada tahun 2013 ini telah mampu menggaet pengguna hingga mencapai lebih dari 200 juta pada tahun 2018.

Jika dilihat dari perbandingan tersebut, tentu Whatsapp lah pemenangnya. Lanjut kita bahas dari sisi fitur.

Yudha note : Ini bisa dibilang faktor utama sih menurutku. Aku masih install whatsapp di hp itu karena keluarga pake wa, teman2 SMA dulu misalnya juga di wa. Jadi ya itu tadi sih, walaupun ingin ganti ke aplikasi lain tetap aja ga bisa klo kita ga bisa minta yang lain untuk diajak migrasi.

b. Dilihat dari fitur

Whatsapp dan Telegram adalah dua aplikasi chatting yang memiliki keunggulan yang tidak bisa disamakan. Kedua aplikasi tersebut memiliki perbedaan yang cukup banyak bila dibandingan dari sisi fitur yang dimiliki keduanya.

Meskipun sama – sama aplikasi untuk berkirim pesan dan mengirim file, namun perbedaan fitur – fitur tambahan lainnya yang menjadikan kedua aplikasi ini memiliki keunikan yang mampu menarik masing – masing penggunanya. Lalu apa perbedaan fitur diantara keduanya? Mari simak perbedaannya dibawah ini.

Kelebihan whatsapp

whatsapp
whatsapp (free license stock photo)
  • Status and Stories

Whatsapp mampu menarik perhatian pengguna dengan adanya fitur status dan stories yang dibuat layaknya aplikasi Snapchat. Dengan fitur tersebut, kamu dapat membagikan teks, foto, video, dan GIF ke Whatsapp stories kamu. Cara membuat stories di Whatsapp pun dapat dengan mudah dilakukan.

Layaknya seperti Snapchat, unggahan kamu akan otomatis menghilang setelah 24jam. Selain mengunggah status, kamu juga bisa melihat status yang diunggah orang lain yang ada dalam daftar kontak Whatsapp milikmu.

Baca juga : Cara membuat status musik di whatsapp

  • Group Video Calling

Fitur grup video call ini adalah fitur yang tergolong baru karena baru dirilis pada bulan Mei 2018 yang lalu. Para pengguna Whatsapp dapat melakukan grup video call dengan maksimal hanya empat orang saja.

Dengan adanya fitur ini, tentu kamu akan dapat dengan mudah untuk terhubung dengan teman – teman atau rekan bisnismu.

  • Format Text Chatting

Hadirnya fitur formatting teks ini menjadikan pesan mu tidak monoton. Pasalnya, fitur ini dapat membuat tulisanmu menjadi tebal (Bold), miring (Italic), dan efek teks dicoret (Strikethrough).

Untuk menggunakan fitur ini pun tidak sulit. Kamu hanya perlu menambahkan karakter tertentu dibagian awal dan akhir kata. Hal ini sudah dibahas lebih lengkap di sini : bukugue.com/styling-font-di-whatsapp

Kelebihan telegram

telegram
web telegram
  • Secret Chat

Secret chat atau pesan rahasia adalah fitur yang memungkinkan kamu untuk mengirm pesan dengan cara rahasia. Pesan rahasia yang kamu kirimkan menggunakan keamanan end-to-end encryption yang akan memastikan bahwa pesan yang kamu kirimkan hanya dapat dibaca oleh penerima yang kamu tuju saja.

Dalam fitur secret chat juga terdapat fitur yang bernama self-destruct atau menghancurkan diri, yang memungkinkan untuk menghancurkan pesan secara otomatis setelah penerima membuka atau membaca pesan yang kamu kirimkan dalam waktu tertentu sesuai dengan pengaturan yang sebelumnya kamu terapkan.

Pesan tersebut akan rusak dengan sendirinya baik dari sisi penerima ataupun pengirimnya. Dengan begitu, tidak ada jejak pesan apapun yang dapat terlihat antara si pengirim dan penerima.

  • Edit Message

Kamu salah satu orang yang sering mengirim pesan dengan tulisan yang salah? Jika ya, di Telegram kamu tidak perlu menghapus pesan dan mengetikkannya lagi.

Kamu cukup menggunakan fitur edit pesan yang dapat memudahkan kamu untuk mengedit pesan yang sudah terkirim maksimal dua hari. Jadi, jika kamu ingin mengedit pesan yang sudah terkirm selama belum lebih dari 2 hari, kamu bisa melakukannya.

Cara mengedit pesannya pun caranya sangat mudah. Kamu hanya tinggal klik tahan kolom pesan yang ingin kamu ubah, dan pilih “edit”, maka kamu sudah bisa mengeditnya.

  • Send Large File

Kamu ingin mengirim file besar yang lebih dari 1 GB? Telegram bisa melakukannya. Telegram mampu mengirim file dengan ukuran sampai 1.5 GB. Jika kamu ingin mengirimkan file bertipe foto, video, maupun file yang berformat Doc, PDF, PPT, XLS, ZIP ataupun file lainnya, kamu hanya perlu mengirimkannya via Telegram.

Jika dibandingkan dengan Whatsapp, tentu jauh berbeda. Whatsapp hanya mampu mengirimkan file dengan ukuran hanya sampai 16 MB saja. Jadi jika kamu ingin mengirimkan file besar seperti video yang biasanya berukuran ratusan MB, tentu tidak akan bisa jika kamu mengirimkannya via Whatsapp.

  • Lock your chat and hide last seen

Telegram memiliki fitur yang dapat mengunci chattingan didalam aplikasinya. Kamu bisa mengaktifkan fitur tersebut dengan mudah. Lain halnya Whatsapp. Whatsapp belum memiliki fitur yang serupa dengan Telegram.

Bahkan pihak Whatsapp melalui halaman FAQ menyatakan bahwa Whatsapp saat ini belum memiliki sistem proteksi password. Selain itu, mereka menyarankan pengguna untuk menggunakan aplikasi pihak ketiga untuk mengamankan chattingan Whatsapp milikmu.

Lalu yang selanjutnya adalah fitur hide last seen. Kedua aplikasi, baik Whatsapp maupun Telegram sama – sama memiliki fitur ini.

Perbedaannya; Jika kamu mengaktifkan fitur “Hide Last Seen” di Telegram, kamu bisa mengatur secara manual. Untuk siapa status terakhir dilihat milikmu dan siapa yang tidak boleh melihatnya. Semua bisa kamu atur dengan mudah di pengaturan.

Sedangkan bila kamu mengaktifkan fitur “Hide Last Seen” di Whatsapp, kamu hanya bisa mengaktifkannya saja tanpa bisa mengatur secara manual siapa yang boleh dan tidak boleh melihat status “terakhir dilihat” milikmu.

  • Super groups and channels

Kamu ingin membuat grup dengan anggota ribuan? Kamu tidak perlu memikirkanmya. Telegram mampu melakukannya. Telegram mampu menampung 30.000 anggota dalam satu grup.

Jika kamu ingin menggunakan Whatsapp untuk berkomunikasi dalam grup, kamu hanya dapat berkomunikasi dengan 256 orang saja dalam satu grup.

Jika kamu ingin bergabung dengan orang – orang yang memiliki hobi yang sama atau kepentingan yang sama denganmu, di Telegram dapat mengumpulkan mereka dan kamu dalam satu tempat yang dinamakan “Channel”.

Kamu bisa mencari channel apapun didalam kotak pencarian di Telegram dan temukan channel favorit mu lalu bergabung untuk mendapatkan pengetahuan baru.

Kamu tidak akan dapat menemukan “Channel” di Whatsapp. Inilah kelebihan Telegram yang dapat mempertemukan kamu dengan orang – orang diluar sana, bahkan hingga ratusan ribu orang yang memiliki hobi dan kepentingan yang sama.

  • Create and download theme

Kamu bisa saja mengubah tema chat kamu di Whatsapp, tapi tidak untuk mengubah keseluruhan tampilan Whatsapp kamu. Kamu hanya bisa mengubah tema keseluruhan Whatsapp kamu melalui aplikasi pihak ketiga yang harus kamu instal terlebih dahulu.

Selain itu, kamu tidak bisa membuat sendiri tema untuk Whatsapp kamu. Namun di Telegram, kamu bahkan bisa membuat sendiri tema dengan warna pilihanmu.

Selain itu, kamu juga bisa mendownload tema menarik lainnya dengan hanya mengikuti channel Telegram tertentu yang selalu update untuk membagikan berbagai tema gratis dan menarik untuk tampilan keseluruhan Telegram milikmu.

  • Telegram bots

Pernah mendengar bot atau robot pada website atau aplikasi tertentu? Telegram memiliki fitur bot yang dapat digunakan untuk kebutuhan otomatisasi segala kegiatan milikmu di Telegram. Kamu bisa menggunakan bot yang sudah ada maupun membuat sendiri bot jika kamu memiliki kemampuan programming.

Ada banyak sekali bot di Telegram, dan bot – bot tersebut memiliki bermacam fungsi dan kegunaan. Sebegai contoh adalah bot resmi dari Telegram, yaitu BotFather atau disebut juga bot API yang diperkenalkan tahun 2015.

c. Dilihat dari sisi keamanan

Bila berbicara dari sisi keamanan, kedua aplikasi chatting ini memiliki sistem keamanan berupa enkripsi end-to-end. Perbedaan tersebut terletak pada bagaimana mengimplementasikan teknologi end-to-end tersebut pada masing-masing aplikasi.

Whatsapp mengimplementasikan layanan enkripsi baru akhir – akhir ini. Whatsapp menggunakan layanan enkripsi dari perusahaan Open Whisper System. Pada aplikasi Whatsapp, semua jalur komunikasi secara default akan terproteksi oleh enkripsi end-to-end ini.

Sedangkan pada Telegram, perusahaannya menggunakan teknologi enkripsi buatan sendiri yang bernama MTProto yang juga dibuat oleh salah satu pendiri Telegram, yaitu Nikolai Durov. Telegram mengklaim bahwa teknologi buatannya itu sangat aman. Bahkan pihak Telegram akan memberikan hadiah berupa uang bila ada seseorang yang mampu membobol teknologi mereka.

Berbeda dari Whatsapp yang semua jalur komunikasinya terenkripsi, di Telegram justru tidak semua jalur komunikasi terenkripsi. Di Telegram, kamu bisa mengatur sendiri setiap percakapan mana yang ingin kamu enkripsi melalui beberapa fitur di Telegram yang sudah dijelaskan diawal.

Lebih baik menggunakan Whatspp atau Telegram?

Whatsapp dan Telegram sama – sama aplikasi chatting yang simple dan mudah digunakan. Keduanya juga memiliki kelebihan dan kekurangannya masing – masing.

Setelah aku menggunakan kedua aplikasi ini dan melihat sisi lebih dan kurangnya masing – masing aplikasi, aku prefer ke aplikasi Telegram. Mengapa?

Kalau aku ingin berkirim pesan penting dan perlu keamanan ketat, aku bisa menggunakan “Secret chat”. Jika aku ingin sekedar ngobrol biasa, tak perlu menggunakan fitur tersebut.

Aku juga bisa mengktifkan fitur self destruct jika pesan yang ku kirimkan sangat penting. Jadi jika penerima sudah membaca pesanku, maka otomatis akan terhapus langsung.

Atau jika aku mengetik pesan dengan kata – kata salah dan sudah terlanjur terkirm, aku bisa mengeditnya dengan mudah.

Fitur lain yang membuat aku lebih suka Telegram yaitu; adanya super grup dan channel. Aku bisa masuk kedalam grup tertentu meskipun jumlah anggotanya sudah mencapai ribuan. Aku juga bisa mencari pengetahuan dan berbagai info dari channel Telegram. Mulai dari channel lowongan kerja, channel tema telegram, channel tentang dunia IT, dunia musik, atau apapun itu.

Selanjutnya, aku juga bisa mendownload tema untuk Telegram tanpa harus menginstal aplikasi pihak ketiga. Aku hanya perlu mencari channel yang selalu update ratusan tema telegram yang unik dan menarik. Tinggal aku download dan pasang.

Satu lagi yang membuat aku lebih suka Telegram. Aku bisa mengirim berbagai file besar. File musik? Film kesukaan? Atau dokumen berukuran besar bisa aku kirim atau aku terima dengan mudahnya.

Kesimpulan

Sekarang kamu sudah tahu apa pebedaan antara dua aplikasi chatting ini, apa kelebihan dan kekurangannya. Kamu hanya tinggal menyesuaikan saja dengan kebutuhanmu.

Kalau kamu masih belum percaya dengan masing – masing fitur yang ada, terutama Telegram, silahakan kamu install dan gunakan Telegram sekarang juga. Supaya kamu bisa merasakan dan menjawab segala pertanyaan yang masih ada dalam pikiranmu.

Share woy :D

Tinggalkan Balasan