Apa itu “FAKE ACCOUNT” di Instagram?

Terbit:

Diperbarui:

Dunia permedsos-an tidak akan pernah lepas dari yang namanya fake account.

Buat yang baru dengar istilah “fake account”, kata “fake” berasal dari bahasa inggris yang artinya “palsu”. Jadi fake akun itu adalah akun yang dibuat dengan identitas palsu. Sebagai contoh, foto profil-nya cewek cantik, tapi kenyataannya yang mengelola akun tsbt adalah om-om.

Akun-akun palsu ini dibuat dengan tujuan keuntungan, kalau yang kelola orang baik-baik, mungkin akun hanya akan dipakai untuk endorsement atau promosi.

Tapi kalau yang kelola punya otak kriminal, akun bisa saja digunakan untuk tindakan penipuan seperti jualan barang fiktif dengan alamat toko palsu, status palsu mengaku single untuk mencari pacar yang bisa dikuras isi kantongnya, dan juga sampai mengajak ke tindakan asusila seperti jual beli pornografi.

Admin: Disitus ads.id (salah satu forum internet marketing terbesar di indonesia), ada satu ruang trade yang khusus jual beli akun sosmed, buat yang ingin cek, bisa cek disini : https://ads.id/forums/index.php?forums/social-media.162/. Disana dijual grup facebook, fp facebook, akun ig, akun fb, akun yt, dll. Bahkan akun jualan di marketplace seperti shopee dan toped jg dijual, itu artinya apa? pikir sendiri deh ya. 🙂

Ciri-ciri fake akun di Instagram

Sebelumnya sudah dibahas cara cek akun facebook palsu, beberapa tips disana juga bisa digunakan untuk cek akun palsu secara umum, seperti metode reverse image search, dll.

Menurut pengamatan saya dan banyak netizen di media sosialnya, ada beberapa hal yang bisa kamu perhatikan saat menganalisa apakah akun Instagram tersebut asli atau palsu.

Kamu bisa melakukan investigasi kecil-kecilan sebagai berikut:

  1. Melihat jumlah postingannya. Meskipun, banyak juga sih akun asli yang postingannya sangat minim. Tapi, kamu patut curiga jika akun tersebut punya postingan sedikit atau justru kelewat banyak, lalu hobinya mengikuti setiap aktivitas di IG Story kita. Dan lama-kelamaan mulai berani kirim direct message (DM). Awalnya mungkin basa-basi, namun lama-lama bisa minta nomor kontak kamu atau mengajak ketemuan. Bahkan sejumlah akun teman saya dikirimi link yang jika di-klik akan muncul foto atau video seronok.
  2. Suka men-tag orang sembarangan di postingannya. Kamu pernah tidak di-tag akun yang jelas-jelas tidak kamu kenal? Bukan dalam rangka mengikuti kuis/undian/giveaway, melainkan sembarang tag Kalau postingannya bagus atau tidak melanggar aturan, tentu kamu tidak terlalu masalah. Tapi, bagaimana jika postingannya mengundang emosi/kontroversi seperti hal-hal berbau porno atau merusak nama baik seseorang/lembaga?
  3. Apa yang ditulis di kolom komentar banyak mengulang hal yang sama. Mungkin saat kamu memberi komentar ke postingan yang kamu di-tag itu, akun tersebut akan merespon dengan komentar yang seragam dengan komentar-komentar sebelumnya. Apalagi jika ia menambahkan link di komentar untuk kamu klik.
  4. Menamakan akunnya seperti nama selebritis atau public figure. Sudah kita ketahui bersama jika akun IG seorang public figure pasti diberi ikon centang biru sebagai tanda bahwa akun tersebut sudah terverifikasi atau valid dimiliki oleh public figure yang asli. Meski begitu, masih ada saja yang membuat akun palsu tanpa label terverifikasi ini. Dan masih saja ada yang tertipu. Maka, kamu harus waspada saat melihat tidak adanya ikon centang biru pada akun IG public figure yang sedang kamu cari di EXPLORE.
  5. Jumlah following yang lebih banyak dari jumlah followers-nya. Meskipun ini juga bisa terjadi pada akun IG asli seseorang karena untuk sejumlah alasan, entah karena ia masih baru di IG atau lainnya, kamu tetap harus waspada jika menemukan akun seperti ini.
  6. Akun tersebut tidak punya akun di media sosial lain. Kamu tentu senang kan jika akun IG kamu ini terhubung dengan akun media sosial lainnya? Dengan alasan praktis, mungkin, seperti saat posting sesuatu di IG, lalu bisa otomatis terposting juga di Facebook kamu. Nah, untuk akun-akun palsu di IG biasanya tak punya akun di media sosial lain. Kalau pun ada, bisa jadi namanya beda supaya tidak mudah terlacak pergerakannya.
  7. Jika itu akun jualan sebuah produk, maka akun palsu tersebut akan memberikan alamat palsu toko offline-nya dan juga foto toko palsunya. Selain itu, harga produknya tidak masuk akal. Dan ia juga mengatakan jika produknya BM alias black market. Saya pernah menemukan toko jualan hp di IG yang sangat meyakinkan. Begitu saya datangi alamat tokonya yang berada di sebuah mal di Depok, ternyata pelayan tokonya bilang sudah banyak orang yang cari toko dalam IG yang menggunakan foto-foto dari berbagai sudut toko asli tersebut.

Cara mengatasi gangguan “akun fake” di Instagram

Ini yang jadi masalah kan ya? setelah tau beberapa dari follower kita ternyata adalah akun palsu? apa yang bisa kita lakukan? iyakan?

Menurutku sebaiknya sih melakukan blokir akun tsbt, jika akun memang jelas-jelas akun palsu, mereka hanya akan mencari keuntungan dari pertemanannya dengan kita.

Selain itu, untuk menghindari fake akun lainnya, mungkin beberapa tips dibawah ini bisa dicoba.

  1. Mem-private akun IG. Jika kamu sudah sangat terganggu dengan keberadaan akun-akun palsu yang meresahkan, saran saya lebih baik kamu mem-private akun IG kamu. Setelah itu hapus semua follower yang dirasa palsu tadi.
  2. Coba atur siapa saja yang bisa melihat postingan Story kamu. Jika kamu punya banyak follower, mungkin bisa membuat daftar teman, dan hanya membagikan story ke teman-teman dekat tsbt saja.
  1. Sekali lagi, jika sudah sangat mengganggu, segera blokir akun tersebut. Dan kalau perlu laporkan akunnya agar di banned oleh pihak instagram.

Semoga kamu bisa lebih waspada dengan akun-akun IG palsu yang mungkin berada di followers kamu. Jangan lupa untuk membagikan artikel ini agar tidak hanya kamu yang waspada sendiri.

Kategori:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *